RANGKUMAN PRAKTIKUM PEMROGRAMAN BERBASIS WEB
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
POKOK BAHASAN 1
HTML (Hypertext Markup
Language)
HTML adalah (Hipertext
Markup Language) sebuah bahasa standar yang digunakan oleh browser untuk
membuat halaman dan dokumen pada sebuah Web yang kemudian dapat diakses dan
dibaca layaknya sebuah artikel. HTML juga dapat digunakan sebagai link-link
antara file-file dalam situs atau dalam komputer dengan menggunakan localhost,
atau link yang menghubungkan antar situs dalam dunia internet.
Standar minimun elemen
HTML adalah :
·
Document Type
Declaration (DTD)
·
Head
·
Body
DTD
Sebagai
standar versi dokumen W3C yauti suatu deklarasi yang digunakan untuk
mengidentifikasi jenis dokumen HTML yang digunakan sehingga browser dapat
menentukan bagaimana memperlakukan kode tersebut.
Contoh
DTD pada HTML vrsi 4:
<!DOCTYPE HTML PUBLIC “-//W3C//DTD HTML 4.01
Transitional//EN” http://www.w3.org/TR/html4/loose.dtd>
Meta Dokumen
Elemen
meta sebagai identitas dari halaman web yang biasa terdiri dari owner, keyword,
layout, ataupun inisialisasi proses seperti refresh.
Contoh:
·
<meta
http-equiv=”Content-Type” content=”text/html;charset=UTF-8”/>
·
<meta name=”kewords”
content=”blog, web development, indonesia, html, css”/>
·
<meta
name=”description” content=”Tentang dasar-dasar HTML”/>
Keterangan
tag-tag lainnya dapat dilihat pada tabel 1 dibawah.
Pada
perkembangannya versi HTML yang dimulai dipakai saat ini adalah HTML5 (HTML
Versi 5) yang merupakan standar baru pada pemrograman web berbasis HTML. HTML5
menawarkan fitur baru dan kemudahan penggunaan tag-tag html. HTML5 menggantikan
versi HTML sebelumnya, HTML 4.01 yang diperkenalkan pada 1999. Sejak saat itu,
telah terjadi banyak perubahan pada web. Walaupun HTML5 masih dalam tahap
pengembangan, namun browser-browser modern sudah banyak yang mendukung standar
HTML baru ini. Untuk tag-tag html versi sebelumnya masih dipakai di modul ini.
Fitur Baru HTML5
HTML5
menawarkan banyak fitur yang menarik. Berikut ini adalah beberapa fitur HTML5
yang cukup menarik.
·
Tag <canvas>
untuk menggambar 2D
·
Tag <video> dan
<audio> untuk media playback
·
Mendukung penyimpanan
lokal
·
Tag khusus,
<articel>, <footer>, <header>, <nav>, <section>
·
Kontrol baru pada form,
seperti kalender, tanggal, waktu, email, url, an search
Tabel 3. Tag-tag
dalam HTML5
|
Tag |
Deskripsi |
|
<!-..-> |
Mendefinisikan
komentar |
|
<!DOCTYPE> |
Mendefinisikan jenis
document |
|
<a> |
Mendefinisikan
hyperlink |
|
<area> |
Mendefinisikan area |
|
<article>* |
Mendefinisikan
artikel |
|
<aside>* |
Mendefinisikan
content selain content halaman |
|
<audio>* |
Mendefinisikan audio |
|
<b> |
Mendefinisikan text
tebal |
|
<body> |
Mendefinisikan elemen
body |
|
<br> |
Mendefinisikan baris
baru |
|
<button> |
Mendefinisikan
document button/tombol |
|
<canvas>* |
Mendefinisikan
document grafis |
|
<caption> |
Mendefinisikan
document table caption |
|
<col> |
Mendefinisikan
atribut untuk kolom table |
|
<colgroup> |
Mendefinisikan kolom
table |
|
<command>* |
Mendefiniskan
perintah tombol |
|
<datalist>* |
Mendefinisikan
dropdown list |
|
<dd> |
Mendefinisikan
definisi deskripsi |
|
<del> |
Mendefinisikan text
yang di hapus |
|
<details>* |
Mendefinisikan suatu
elemen |
|
<dialog>* |
Mendefinisikan dialog
(converstation) |
|
<div> |
Mendefinisikan bagian
dalam suatu document |
|
<dl> |
Mendefinisikan daftar |
|
<dt> |
Mendefinisikan
istilah |
|
<cm> |
Mendefinisikan text
rapat |
|
<embed>* |
Mendefinisikan
external content |
|
<fieldset> |
Mendefinisikan
fieldset |
|
<figure>* |
Mendefinisikan isi
media, dan keterangan |
|
<footer>* |
Mendefinisikan bagian
footer |
|
<form> |
Mendefinisikan formulir |
|
<h1> ampai
<h6> |
Mendefinisikan header |
|
<head> |
Mendefinisikan
informasi tentang document |
|
<header>* |
Mendefinisikan sebuah
header untuk bagian suatu halaman |
|
<hgroup>* |
Mendefinisikan
informasi tentang bagian sebuah document |
|
<hr> |
Mendefinisikan garis
horizontal |
|
<html> |
Mendefinisikan
document html |
|
<i> |
Mendefinisikan text
italic |
|
<iframe> |
Mendefinisikan inline
sub frame |
|
<img> |
Mendefinisikan gambar |
|
<input> |
Medefinisikan input |
|
<keygen>* |
Mendefinisikan sebuah
kunci yang dihasilkan dalam bentuk |
|
<label> |
Mendefinisikan label
untuk form |
|
<legend> |
Mendefinisikan judul
di fieldset |
|
<li> |
Mendefinisikan list |
|
<link> |
Mendefinisikan
refrensi sumber |
|
<map> |
Mendefinisikan peta
gambar |
|
<mark>* |
Medefinisikan text
yang ditandai |
|
<menu> |
Mendefinisikan daftar
menu |
|
<meta> |
Mendefinisikan meta
information |
|
<meter>* |
Mendefinisikan ukuran
yang sudah di tetapkan |
|
<nav>* |
Mendefinisikan
navigation link |
|
<noscript> |
Mendefiisikan bagian
noscript |
|
<object> |
Mendefinisikan sebuah
object |
|
<ol> |
Mendefiisikan daftar
angka |
|
<optgroup> |
Mendefinisikan grup
pilihan |
|
<option> |
Mendefinisikan
drop-down option |
|
<output>* |
Mendefinisikan
beberapa jenis output |
|
<p> |
Mendefinisikan
paragraph |
|
<pre> |
Mendefinisikan text
ke format awal |
|
<progress>* |
Mendefinisikan
kemajuan suatu tugas apapun |
|
<rp>* |
Digunakan untuk
menentukan apakah browser mendukung ruby |
|
<rt>* |
Menjelaskan tentang
penggunaan ruby |
|
<ruby>* |
Mendefinisikan ruby
annotations |
|
<script> |
Mendefinisikan script |
|
<section>* |
Mendefinisikan
section |
|
<select> |
Mendefinisikan
selectable list |
|
<small> |
Mendefinisikan text
kecil |
|
<source>* |
Mendefinisikan
section |
|
<span> |
Mendefinisikan bagian
dalam sebuah document |
|
<strong> |
Mendefinisikan text
paket/tabel |
|
<style> |
Mendefinisikan style
untuk css |
|
<sub> |
Mendifinisikan
subscripted text lawan pangkat |
|
<sup> |
Mendefinisikan
superscripted text pangkat |
|
<table> |
Mendefinisikan table |
|
<tbody> |
Mendefinisikan table
body |
|
<td> |
Mendefinisikan table
cell |
|
<textarea> |
Mendefinisikan text
area |
|
<tfoot> |
Mendefinisikan table
footer |
|
<th> |
Mendefinisikan table
header |
|
<thead> |
Mendefinisikan table
header |
|
<time>* |
Mendefinisikan
date/time |
|
<title> |
Mendefinisikan judul
document |
|
<tr> |
Mendefinisikan baris
table |
|
<ul> |
Mendefinisikan daftar |
|
<video>* |
Mendefinisikan video |
Keterangan : Yang
betanda (*) adalah tag baru yang tidak ada di html 4
Dari tabel tag-tag html
diatas kita tidak perlu menghafal semua, karena pada pengaplikasiannya tidak
semua tag dipakai.
A. Instruksi
Percobaan Praktikum
·
Buat direktori/folder
kerja dengan nama direktori sesuai dengan NIM anda masing-masing.
·
Ketik dokumen percobaan
pada notepad atau notepad++
·
Simpan file hasil kerja
anda pada folder yang sudah anda buat dengan ekstensi .html
·
Jelaskan file hasil
kerja anda pada browser seperti Mozilla atau Google Chrome (ada beberapa
latihan mengharuskan anda menggunakan Google Chrome). Dan buat Laporan
B. Lembar
Kerja dan Tugas
Mengawali
Dokumen HTML5
dokumen
HTML5 diawali dengan tag yang lebih sederhana dari pada HTML 4.01. cukup
mendeklarasikan kode berikut untuk menunjukkan sebuah dokumen HTML5.
<!DOCTYPE
html>
Hanya
dengan tag sederhana tersebut, anda sudah siap untuk melakukan scripting.
Berikut ini adalah contoh dari dokumen HTML5.
<!DOCTYPE
html>
<html
lang="en">
<head>
<meta
charset="UTF-8">
<meta name="viewport"
content="width=device-width, initial-scale=1.0">
<title>Belajar
HTML</title>
</head>
<body>
Belajar HTML pada praktikum
pemrograman web
</body>
</html>
Output
:
Form
Form
di bentuk dengan menggunakan pasangan tag <form> dan </form>.
Ada
2 stribut yang mengikuti yaitu Action dan Method
1. Action
menentukan URL yang akan dijalankan dan menerima
semua masukan pada formulir.
2. Method
digunakan untuk menentukan bagaimana informasi
dikirim ke URL yang disebutkan oleh Action, nilai yang sering digunakan berupa
atribut GET dan POST.
-
Post membuat
informasi dikirim secara terpisah dengan URL.
-
Get membuat
informasi dikirim menjadi satu dengan URL.
Bentuk Penulisan
sebagai berikut :
<FORM
ACTION=””MTHOD=”POST:>.......</FORM>
Textbox Tanpa Validasi
<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
<meta
charset="UTF-8">
<meta name="viewport"
content="width=device-width, initial- scale=1.0">
<title>textbox</title>
</head>
<body>
<h2>Text
Box Tanpa Validasi</h2>
<p>
<form
method="post" action="">
<input type="textBox"
type="text" id="textBox" size="30" />
<input name="btnSubmit"
id="btnSubmit" type="submit" value="Submit"/>
</form>
</p>
</body>
</html>
Output :
Textbox dengan Validasi
Yang ditulis tebal adalah berfungsi untuk validasi pada textbox tanpa javascript (pada versi html sebelumnya validasi dilakukan dengan javascript) agar textbox tersebut harus diisi.
Jika tidak diisi maka tampilannya akan seperti berikut :
Validasi Text Box di HTML 5
<!DOCTYPE
html>
<html
lang="en">
<head>
<meta
charset="UTF-8">
<meta name="viewport"
content="width=device-width, initial-scale=1.0">
<title></title>
</head>
<body>
<h2>Validasi Text Box di HTML
5</h2>
<p>
<form
method="post" action="">
<input
type="textBox" type="text" id="textBox"
size="30"
required="required"
placeholder="Text Box ini harus diisi" />
<input
name="btnSubmit" id="btnSubmit" type="submit"
value="Submit"/>
</form>
</p>
</body>
</html>
Output :
Password
<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
<meta
charset="UTF-8">
<meta name="viewport"
content="width=device-width, initial-scale=1.0">
<title>Password</title>
</head>
<body>
<p>
<form
method="post" action="">
Password : <input name="textBox"
type="Password" id="Password" size="30"
required="required" placeholder="Text Box ini harus diisi"
/>
<input name="btnSubmit"
id="btnSubmit" type="submit" value="Submit" />
</form>
</p>
</body>
</html>
Output :
Ceckbox
<!DOCTYPE
html>
<html
lang="en">
<head>
<meta charset="UTF-8">
<meta name="viewport"
content="width=device-width, initial-scale=1.0">
<title>========>>checkbox<<========</title>
</head>
<body>
<form>
Jurusan Di Fakultas
Teknik UMSIDA : <br>
<input
type="checkbox" name="Informatika" CHECKED> Informatika
<br>
<input
type="checkbox" name="mesin">Mesin <br>
<input
type="checkbox" name="industri"> Industri <br>
<input
type="checkbox" name="elektro"> Industri <br>
<input
type="checkbox" name="elektro"> Elektro <br>
</form>
</body>
</html>
Output :
Drop Down/Select
<!DOCTYPE
html>
<html>
<head>
<title>select
- Model Drop Down</title>
</head>
<body>
<form>
Matakuliah Yang Aku Sukai :
<br>
<select name=
"matakuliah">
<option value=
"Sistem Operasi"> Sistem Operasi
<option value=
"Jaringan Komputer"
selected>Jaringan
Komputer
<option value=
"PTI"> PTI
<option value=
"Pascal"> Pascal
<option value=
"Lain-lain"> Lain-lain
</selected>
<br>
</form>
</body>
</html>
Output
:
POKOK BAHASAN II
CSS (Cascading Style Sheet
Cascading Style Sheet
(CSS) merupakan aturan untuk mengendalikan beberapa komponen dalam sebuah web
sehingga akan lebih terstruktur dan seragam. CSS bukan merupakan bahasa
pemograman.
Sama halnya styles
dalam aplikasi pengolahan kata seperti Microsoft Word yang dapat mengatur
beberapa style, misalnya heading, subbab, bodytext, footer, images, dan style
lainnya untuk dapat digunakan bersama-sama dalam beberapa berkas (file).
Pada umumnya CSS
dipakai untuk memformat tampilan halaman web yang dibuat dengan bahasa HTML dan
XHTML. CSS dapat mengendalikan ukuran gambar, warna bagian tubuh pada teks,
warna tabel, ukuran border, warna border, warna hyperlink, warna mouse over,
spasi antar paragraf, spasi antar teks, margin kiri, kanan, atas, bawah, dan
parameter lainnya. CSS adalah bahasa style sheet yang digunakan untuk mengatur
tampilan dokumen. Dengan adanya CSS memungkinkan kita untuk menampilkan halaman
yang sama dengan format yang berbeda.
Sejarah CSS
Nama CSS didapat dari fakta bahwa setiap deklarasi style yang berbeda dapat diletakkan secara berurutan, yang kemudian membentuk hubungan ayah-anak (parent- child) pada setiap style. CSS sendiri merupakan sebuah teknologi internet yang direkomendasikan oleh World Wide Web Consortium atau W3C pada tahun 1996. Setelah CSS distandarisasikan, Internet Explorer dan Netscape melepas browser terbaru mereka yang telah sesuai atau paling tidak hampir mendekati dengan standar CSS.
Versi
Untuk saat ini terdapat
tiga versi CSS, yaitu CSS1, CSS2, dan CSS3. CSS1 dikembangkan berpusat pada
pemformatan dokumen HTML, CSS2 dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan terhadap
format dokumen agar bisa ditampilkan di printer, sedangkan CSS3 adalah versi
terbaru dari CSS yang mampu melakukan banyak hal dalam desain website. CSS3
mendukung penentuan posisi konten, downloadable, huruf font, tampilan pada
tabel /table layout dan media tipe untuk printer. Kehadiran versi CSS yang
ketiga diharapkan lebih baik dari versi pertama dan kedua.
Penulisan
Saat masuk pada bagian
CSS, sering dijumpai kode sebagai berikut:
Bagian pertama sebelum tanda
'{}' dinamakan selector, sedangkan yang diapit oleh '{}' disebut declaration
yang terdiri dari dua unsur, yaitu property dan value. Selector dala pernyataan
di atas adalah h1, sedangkan color adalah property, dan #0789de adalah value. Selain
itu ada tiga metode penulisan CSS atribut, yaitu :
Inline Style
Sheet
CSS didefinisikan
langsung pada tag HTML yang bersangkutan. Cara penulisannya cukup dengan
menambahkan atribut style="..." dalam tag HTML tersebut. Style
hanya akan berlaku pada tag yang bersangkutan, dan tidak akan memengaruhi tag HTML
yang lain.
Embedded Style
Sheet
CSS didefinisikan
terlebih dahulu dalam tag <style> ... </style> di atas tag <body>.
Pada pendefinisian ini disebutkan atribut-atribut CSS yang akan digunakan untuk
tag-tag HTML, yang selanjutnya dapat digunakan oleh tag HTML yang bersangkutan.
External Style
Sheet
Menempatkan aturan CSS
secara terpisah, style sheet external terhubung dengan dokumen melalui elemen
head. File style sheet text disimpan menggunakan ekstensi .css.
Syntax CSS
Syntax pada CSS terdiri
dari tiga bagian, yaitu selector, property dan value.
Bagian selector untuk
menentukan pada elemen/tag HTML apa style tersebut diterapkan. Selector dapat
berupa nama id elemen atau nama class. Property dapat diisi dengan jenis warna,
ukuran, perataan margin dll, sedangkan value diisi dengan nilai dari property
nya, misalnya red untuk warna dll. Setiap akhir penulisan property dan value
diakhiri dengan tanda titik koma (semicolon). Tanda ini juga digunakan sebagai
pemisah antar satu property dengan property lain.
Jika value lebih dari
sebuah kata, maka harus diapit dengan tanda kutip ganda diantara
value:
Jika Anda ingin
menetapkan lebih dari satu property, maka property harus dipisahkan dengan
titik koma (semicolon). Berikut ini adalah contoh yang menampilkan pendefinisian
elemen paragraph agar rata tengah serta warna text nya adalah merah:
Agar definisi style
lebih mudah dibaca, maka kita dapat menuliskannya dengan bentuk
berikut:
Groupping
Kita dapat mengelompokkan
selector, pisahkan tiap selector dengan sebuah koma. Berikut ini adalah contoh
pengelompokkan element header yang memiliki style warna text yang sama:
Class Selector
Dengan menggunakan
class selector, kita dapat mendefinisikan style yang berbeda untuk elemen HTML
yang sama. Secara umum syntax style untuk class adalah sebagai berikut
.namaKelas{
Property1:
value1;
Property2:
value2;
.
.
}
Misalnya kita ingin
mendefinisikan dua buah tipe paragraph yaitu paragraph dengan rata kanan,
sedang yang lainnya adalah rata tengah. Berikut bentuk penulisannya:
Dalam dokumen HTML kita
harus menambahkan attribut class:
Pada contoh dibawah
ini, semua elemen HTML dengan class="center", akan menjadikan rata
tengah.
![]()
Pada dokumen HTML
dibawah, elemen h1 dan elemen p menggunakan class "center",
artinya kedua elemen tersebut akan mengikuti aturan pada selector “center”:
Id Selector
Kita juga dapat
mendefinisikan style dengan menggunakan id selector. Id selector didefiniskan
dengan menggunakan karakter #. Berikut adalah contoh penggunaan id selector:
Aturan style dibawah
ini akan diterapkan pada elemen p yang menggunakan id dengan value adalah
“para1”:
Komentar pada
CSS
Komentar digunakan
untuk menjelaskan baris kode Anda, sehingga dapat membantu juga suatu hari
nanti Anda akan melakukan pengeditan terhadap source code. Sebuah komentar akan
diabaikan oleh browser. Komentar pada CSS dimulai dengan dengan /* dan diakhiri
dengan */, seperti contoh berikut:
Instruksi
Percobaan Praktikum
·
Ketik dokumen halaman
web pada Notepad atau notepad++
·
Capture Screen hasil
tampilan pada browser.
·
Buat laporan dari hasil
percobaan dan tugas
LEMBAR KERJA DAN TUGAS
1. External
Style Sheet
ex1.css
Script :
body {
background-color: yellow;
}
h1 {
font-size: 36pt;
}
h2 {
color: blue;
}
p {
margin-left: 50px;
}
<!DOCTYPE
html>
<html
lang="en">
<head>
<meta
charset="UTF-8">
<meta
name="viewport" content="width=device-width,
initial-scale=1.0">
<link rel="stylesheet"
type="text/css" href="ex1.css">
<title>External Style
Sheet</title>
</head>
<body>
<h1>This header is 36
pt</h1>
<h2>This header is
blue</h2>
<p>This paragraph has a left
margin of 50 pixels</p>
</body>
</html>
Output :
2. Internal
Style Sheet
Script :
<!DOCTYPE
html>
<html
lang="en">
<head>
<meta charset="UTF-8">
<meta name="viewport"
content="width=device-width, initial-scale=1.0">
<title>Internal Style
Sheet</title>
<style type="text/css">
h1 {
text-decoration: overline;
text-align: center;
color: red
}
h2 {
text-decoration:
line-through;
text-align: left;
color: green
}
h3 {
text-decoration: underline;
text-align: right
}
hr {
color:pink
}
</style>
</head>
<body>
<h1>This is header 1</h1>
<hr>
<h2>This is header2</h2>
<hr>
<h3>This is header 3</h3>
<hr>
</body>
</html>
Output :
3. Inline
Style
Script :
<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
<meta charset="UTF-8">
<meta name="viewport"
content="width=device-width, initial-scale=1.0">
<title>Inline Style</title>
</head>
<body>
<h1 style="color:
red; text-align: center;">Paragraf Pertama</h1>
<p
style="color: white; background: red; font-family: arial">
Ini adalah paragraf
pertama. Ini adalah paragraf pertama. Ini adalah paragraf pertama.
Ini adalah paragraf
pertama. Ini adalah paragraf pertama. Ini adalah paragraf pertama.
Ini adalah paragraf
pertama. Ini adalah paragraf pertama. Ini adalah paragraf pertama.
</p>
<h1
style="color: orange; text-align:right;">Paragraf Kedua</h1>
<p
style="color: yellow; background: orange;font-family: verdana">
Ini adalah paragraf
kedua. Ini adalah paragraf kedua. Ini adalah paragraf kedua.
Ini adalah paragraf
kedua. Ini adalah paragraf kedua. Ini adalah paragraf kedua.
Ini adalah paragraf
kedua. Ini adalah paragraf kedua. Ini adalah paragraf kedua.
</p>
</body>
</html>
Output :
4. Background
A. Background-color
Script :
<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
<meta charset="UTF-8">
<meta
name="viewport" content="width=device-width,
initial-scale=1.0">
<title>Background-color</title>
<style type="text/css">
body {
background-color: #FFCC66;
}
h1 {
color: #FF0000;
background-color: #FFF000;
}
</style>
</head>
<body>
<h1>Heading 1,
dengan warna text merah dan warna belakang nya adalah kuning</h1>
</body>
</html>
Output :
B. Background
Script :
<!DOCTYPE>
<html lang="en">
<head>
<meta
charset="UTF-8">
<meta
name="viewport" content="width=device-width,
initial-scale=1.0">
<title>Background</title>
<style type="text/css">
body {
background-color: #FFCC66;
background-image:
url("butterfly.gif");
background-repeat: no-repeat;
}
h1 {
color: #33CC00;
text-align: center;
}
</style>
</head>
<body>
<h1>Hi...Welcome
to My simple web Page</h1>
</body>
</html>
Output :
Ubah value/nilai dari
property background-repeat diatas dengan nilai repeat-x, repeat-y dan repeat
jika ingin membuat background repeat. Capture tiap tampilan pada browser!
Repeat-x
<!DOCTYPE>
<html>
<head>
<title>Background Repeat</title>
<style type="text/css">
body {
background-color: #FFCC66;
background-image:
url("butterfly.gif");
background-repeat: repeat-x;
}
h1 {
color: #33CC00;
text-align: center;
}
</style>
</head>
<body>
<h1>Hi... Welcome to My Simple Web Page</h1>
</body>
</html>
Output :
Repeat-y
Script :
<!DOCTYPE>
<html>
<head>
<title>Background Repeat</title>
<style type="text/css">
body {
background-color: #FFCC66;
background-image:
url("butterfly.gif");
background-repeat: repeat-y;
}
h1 {
color: #33CC00;
text-align: center;
}
</style>
</head>
<body>
<h1>Hi... Welcome to My Simple Web Page</h1>
</body>
</html>
Output :
Repeat
<!DOCTYPE>
<html>
<head>
<title>Background Repeat</title>
<style type="text/css">
body {
background-color: #FFCC66;
background-image:
url("butterfly.gif");
background-repeat: repeat;
}
h1 {
color: #33CC00;
text-align: center;
}
</style>
</head>
<body>
<h1>Hi... Welcome to My Simple Web Page</h1>
</body>
</html>
Output :
POKOK BAHASAN III
JAVASCRIPT
Javascript adalah
bahasa scrip yang ditempel pada kode HTML dan diproses disisi klient. Dengan
adanya bahasa ini, kemampuan HTML menjadi semakin luas. Contoh: untuk
menvalidasi masukan pada formulir sebelum formulir dikirim ke server.
Javascript bukan
bahasa java dan meupakan dua bahasa yang berbeda. Javascrip diinterpretasikan
oleh klient, sedang java dikompilasi oleh program dan hasil kompilasinya
dijalankan oleh clien.
Struktur
Javascript
<script
language=”javascript”>
<!--
Penulisan
javascript kode
//-->
</script>
Keterangan :
Kode
<!--//--> umumnya disertakan dengan tujuan agar sekiranya browser tidak
mengenali javascript maka browser akan memperlakukannya sebagai komentar
sehingga tidak di tampilkan dijendela browser.
Javascript
sebagai bahasa berorientasikan objek
properti
adalah atribut
dari sebuah objek. Contoh: objek mobil mempunyai properti warna mobil.
Penulisan:
nama_objek.nama_properti=nilai
window.defaultstatus=”selamat
belajar javascript”
metode
adalah sekumpulan
kode yang digunakn untuk melakukan sesuatu tindakan terhadap objek.
Penulisannya:
nama_objek.nama_method(parameter)
document.write(“hallo”)
Letak javascript dalam HTML
Skrip
javascript dalam dokumen HTML dapat diletakkan pada:
1.
Bagian head
2.
Bagian body
Tabel 4. Aritmatic operator
|
Operator |
Description |
Example |
Result |
|
+ |
Penjumlahan |
X = 2 Y = 2 X+y |
4 |
|
- |
Pengurangan |
X = 5 Y = 2 X-y |
3 |
|
* |
Perkalian |
X = 5 Y = 3 X*y |
20 |
|
/ |
Pembagian |
15/5 5/2 |
3 2.5 |
|
% |
Modulus |
5%2 10%8 10%2 |
1 2 0 |
|
++ |
Penaikan |
X=5 X++ |
X=6 |
|
-- |
Penurunan |
X = 5 X-- |
X = 4 |
Tabel
5. Assignment operator
|
Operator |
Keterangan |
Example |
Is
the same as |
|
= |
Pemberian nilai |
X = y |
X = y |
|
+= |
Penambahkan bilangan |
X += y |
X = x+y |
|
-= |
Pengurangan bilangan |
x-=y |
X=x-y |
|
*= |
Pengalian bilangan |
X *= y |
X = x*y |
|
/= |
Pembagian bilangan |
x/=y |
X=x/y |
|
%= |
Peroblem sisa bagi |
X%=y |
X=x%y |
Tabel 6. Comparisson operators
|
Operator |
Description |
Example |
|
== |
Kesamaan |
5==8 return false |
|
=== |
Is equel to (checks for both
value and typre) |
X = 5 Y = “5” X == y return false X === y return false |
|
!= |
Ketidaksamaan |
5!=8 return true |
|
> |
Lebih dari |
5>8 return false |
|
< |
Kurang dari |
5<8 return true |
|
>= |
Lebih besar atau sama dengan |
5>= return false |
|
<= |
Kurang dari atau sama dengan |
5<=8 return true |
Tabel 7. Logical operator
|
Operator |
Decription |
Example |
|
&& |
And |
X = 6 Y = 3 (x<10&&y>1) return
true |
|
|| |
Or |
X = 6 Y = 3 (x==5||y==5) return false |
|
! |
Not |
X = 6 Y = 3 !(x==y) return true |
C. Instruksi Percobaan
Praktikum
• Buat direktori/folder
kerja dengan nama direktori sesuai dengan NIM anda masing- masing
• Ketik dokumen percobaan
pada notepad atau notepad++
• Simpan file hasil kerja
anda pada folder yang sudah anda buat dengan ekstensi .html
• Jalankan file hasil kerja anda pada
browser seperti Mozilla atau Google. Dan buat laporan
D. LEMBAR KERJA DAN TUGAS
Dasar – Dasar Java Script
Pemakaian Alert Sebagai Property
Window
Script :
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Alert Box</title>
</head>
<body>
<script
language="JavaScript">
<!--
window.alert("Ini merupakan pesan untuk
anda");
//-->
</script>
</body>
</html>
Output :
Pemakaian Metode Dalam
Objek
Script :
<HTML>
<head>
<title>Scrip
JavaScript</title>
</head>
<body>
Percobaan memakai
JavaScript :<BR>
<script
language="JavaScript">
<!--
document.write("Selamat
Mencoba JavaScript<BR>");
document.write("Semoga
Sukses!");
//-->
</script>
</body>
</HTML>
Output :
Pemakaian
Prompt
Script :
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Pemasukan Data</title>
</head>
<body>
<script
language="JavaScript">
<!--
var nama =
prompt ("Siapa nama Anda ?", "Masukan nama Anda");
document.write ("Hai, " +nama);
//-->
</script>
</body>
</html>
Output :
Pembuatan Fungsi Dan
Cara Pemanggilannya
Script :
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>CONTOH PROGRAM JAVASCRIPT</title>
</head>
<script language="JavaScript">
function pesan() {
alert ("memanggil javascript lewat body
onloed")
}
</script>
<body onload=pesan()
>
</body>
</html>
Output :
Dasar – Dasar
Pemrograman Di JavaScipt
Script :
<!--operasidasararitmatika.htm-->
<html>
<head>
<title>contoh program javascript</title>
</head>
<script language="javascript">
function pesan(){
alert ("memanggil javascript lewat body onload")
}
</script>
<body onload=pesan{}>
</body>
</html>
<html>
<head>
<title>contoh program javascript</title>
</head>
<script language="javascript">
function test (val1,val2)
{
document.write("<br>"+"perkalian: " + val1 +
"*" + val2 + " <br>")
document.write(val1*val2)
document.write("<br>"+"pembagian: " + val1 +
"/" + val2 +"<br>")
document.write(val1/val2)
document.write("<br>"+"penjumlahan: " + val1 +
"+" + val2+"<br>")
document.write(val1+val2)
document.write("<br>"+"pengurangan: " + val1 +
"-" + val2 +"<br>")
document.write(val1-val2)
document.write("<br>"+"modulus: " + val1 +
"%" + val2+"<br>")
document.write(val1%val2)
}
</script>
<body>
<input type="button" name="button1"
value="aritmathic"
onclick=test(9,4)>
</body>
</html>
Output :
POKOK BAHASAN IV
PHP
PHP
(Preprocesor Hypertext) adalah bahasa scripting yang menyatu dengan HTML
dan dijalankan pada server side. Artinya semua sintaks yang diberikan
akan sepenuhnya dijalakan pada server sedangkan yang dikirimkan ke browser
hanya hasilnya saja berupa HTML. Untuk membedakan perintah HTML dan PHP
digunakan tanda <?...?> atau <?php...?>
PHP
dapat diaplikasikan dengan berbagai macam database seperti MySQL,
PostgreSQL,Oracle, dan lainnya.
Beberapa
script dasar PHP
§ Menampilkan
text
Echo
“..text...<br>”
<br>:ganti
baris
§ Variabel
Untuk
membuat variabel diberi tanda dollar ($). Variabel berfungsi untuk menyimpan
suatu nilai dan dapat berubah-ubah. Penulisann variabel yang benar adalah :
-
Karakter pertama tidak
boleh berupa angka (harus berupa huruf atau garis bawah)
-
Tidak mengandung spasi
-
Pemakaian huruf kapital
dan huruf kecil dibedakan
Contoh
penulisan variabel :
$data, $data1,$data_ku
PHP
dapat anda Download secara free atau cuma-Cuma. Kunjungi saja situs www.php.net,
dan download versi terbarunya.
INSTALASI
Instalasi
Apache :
1.
Appserv-win32-2.5.10.exe
2.
Klik next, sampai ada
isian seperti berikut :
Server
name : www.umsida.ac.id
Administrator
email addess : admin@umsida.ac.id
3.
Next sampai ada isian
berikut :
User
admin : umsida
Pasword
: umsida
4.
Klik next sampai Finish
5.
Test koneksi dengan
mengetikan : http:/localhost di Internet Explorer, Mozilla, Firefox atau Google
Chrome.
Gambar
4.1. Tampilan awal Appserv
6.
Test apakah php sudah
terinstal dengan baik : Klik php information version.5.2.86
Gambar
4.2. Tampilan info.php
Tag
dalam PHP
Banyak
cara untuk menyisipkan php dalam script html, ada berbagai macam bentuk tag
yang dapat digunakan, antara lain :
a.
Cara 1
<?php Menandai awal tag
..........
?> Menandai akhir tag
b.
Cara 2
<? Menamdai awal tag
.........
?> Menamdai akhir tag
c.
Cara 3
<% Menandai awal tag
.........
%> menandai akhir tag
Cara
ini sama dengan tag pada ASP. Opsi ini bisa dilakukan jika nilai asp_tags pada
php ini bernilai on.
d.
Cara 4
<script
language=”php”> Menandai tag awal
.........
</script> Menandai akhir
tag
Ada
kalanya sebagai pemrogram, karena banyaknya kode program atau variabel dalam
program, perlu menandai atau memberi komentar pada program. Komentar pada
program merupakan tulisan pada proram yang tidak dieksekusi. Pada PHP, ada 3
macam cara penulisan :
a)
/*komentar*/
Tulisan
apapun yang berada diantara ‘/*’ dan ‘*/’ akan dianggap sebagai komentar. Cara
seperti ini sangat berguna dan efisien untuk pemberian komentar yang memakan
banyak baris.
b)
//komentar
Tulisan
di baris yang setelah ‘//’ akan dianggap sebagai komentar. Cara ini berguna
untuk pemberian komentar singkat yang tak lebih dari 1 baris saja.
c)
#komentar
Sama
seperti ‘//’, tulisan di baris yang sama setelah ‘#’ akan dianggap sebagai
komentar. Cara ini berguna untuk pemberian komentar singkat yang tak lebih dari
1 baris saja.
A.
Instruksi Praktikum
1.
Buat direktori
kerja/Folder di webserver komputer anda, kalau menggunakan Appserv buat folder
di C:\Appserv\www\folder_anda
2.
Beri nama direktori
kerja anda dengan NIM anda masing-masing.
3.
Gunakan editor notepad,
notepad++ atau editor lainnya.
4.
Simpan hasil kerja anda
dengan ektensi .php.
5.
Jalankan skrip yang
anda buat dengan cara ketik pada browser
Localhost/nama_folder_anda/nama_file.php
6.
Printscreen setiap
percobaan yang anda lakukan dan tampilkan di laporan praktikum.
Array
Array merupakan suatu variabel yang
dapat berisi banyak data dalam waktu yang sama. Pendefinisisan Array dapat
dibentuk dengan format berikut :
$nama_array=array(elemen_1,...,elemen_n);
Untuk menghitung jumlah elemen array
digunakan fungsi count(), dengan format count($nama_array)
§ Operator
Dalam
PHP juga dapat melakukan proses operasi, bail itu penjumlahan, operasi logika,
ataupun operasi pembanding.
Operasi
Mtematika yang digunakan dalam PHP yaitu :
|
Operator |
Fungsi |
Operator |
Fungsi |
|
+ |
Penjumlahan |
- |
Pengurangan |
|
* |
Perkalian |
/ |
Pembagian |
|
% |
Sisa
pembagian |
++,-- |
Penaikan,
penurunan |
Operator pembanding yang digunakan dalam PHP
yaitu :
|
Operator |
Fungsi |
Operator |
Fungsi |
|
== |
Sama
dengan |
< |
Kurang
dari |
|
> |
Lebih
dari |
<= |
Kurang
dari atau sama dengan |
|
>= |
Lebih
dari atau sama dengan |
!=,<> |
Tidak
sama dengan |
Selain
itu, operator Logika juga dapat digunakan di PHP, antara lain, and
(&&), or (||), xor, dan !.
§ Penulisan
Karakter Khusus dengan tanda \
Karakter
yang ditulis dengan diawali tanda (\) yaitu :
|
Karaketer |
Keterangan
|
Karakter
|
Keterangan
|
|
\” |
Tanda
petik ganda |
\\ |
Tanda
backslash |
|
\$ |
Tanda
$ |
\n |
Pindah
baris |
|
\t |
Tab
|
\x00
s.d \xFF |
Heksadesimal
|
§ Tipe
Data
tipe
data yang dikenal pada pemrograman PHP yaitu :
|
Tipe data |
Keterangan |
|
Integer
|
Tipe
data bilangan bulat |
|
Double
|
Tipe
data bilangan real |
|
String
|
Tipe
data teks |
§ Konversi
Tipe Data
Fungsi-fungsi
yang digunakan dalam PHP untuk mengkonversi tipe data ke tipe data yang lain
yaitu dengan memberikan fungsi intval, doubleval, dan strval. Atau dengan
menggunakan teknik cast, yaitu dengan mengubah tipe ekspresi yang akan
dikonversi.
§ Menampilkan
Tanggal fan Waktu
Untuk
menampilkan tanggal dan waktu secara update, dapat menggunakan perintah date
dengan format-format berikut :
|
Format |
Keterangan |
|
a, A |
am atau pm, AM
atau PM |
|
d,
D |
Hari/tanggal
dalam 2 digit, hari (Sun..Sat) |
|
F |
Nama
bulan (January..December) |
|
g,
G |
Jam
(1..12), jam (0..23) |
|
Z |
Hari
dari tahun (0..365) |
|
y,
Y |
Tahun
dalam 2 digit, tahun dalam 4 digit |
|
h,
H |
Jam
(01..12), (00..23) |
|
I |
Menit
(00..59) |
|
m,
M |
Nama
bulan (01..12), nama bulan (Jan..Dec) |
|
S |
Detik
(00..59) |
|
W |
Hari
( 0=Sunday.. 6=Saturday ) |
A.
Lembar Kerja dan Tugas
1.
Ketikan program berikut
ini :
Catatan
:
Nama
Alfan dan NIM 06.10802.00149. diatas ganti dengan nama
masing-masing. Simpan dengan menggunakan ekstensi .php (misalnya mod_2.php),
dan jalankan di web browser.
Script
:
<!DOCTYPE
html>
<html>
<head>
<title>Variabel</title>
</head>
<body>
<?php
$nilai_1 = 10;
$nilai_2 = 3;
$nilai_3 = 2
* $nilai_1 + 8 * $nilai_2;
echo "nilai = ",$nilai_3;
echo "<br>";
$jumlah = $nilai_1 + $nilai_2;
echo "hasil dari $nilai_1 + $nilai_2
adalah $jumlah";
echo "<br><br>";
echo "Nama : Ratih <br>";
echo "NIM : 191080200170";
?>
</body>
</html>
Output :
2.
Ketikan program berikut
:
Simpan
script diatas lalu lihat hasilnya di web browser. Perhatikan urutan nama-nama
yang tampil dari perintah echo $nama[1].$nama[2].$nama[0];
Script :
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<title>Pemrograman PHP dengan Array</title>
</head>
<body>
<?php
$nama[] = "Sari ";
$nama[] = "Ratih ";
$nama[] = "Puspita ";
echo $nama[1].$nama[2].$nama[0];
echo "<br>";
$kampus[] = "UMSIDA";
$kampus[] = "Teknik Informatika";
echo "kampusku adalah $kampus[0] $kampus[1]";
?>
</body>
</html>
Output ;
Tambahkan
fungsi count untuk menghitung jumlah elemen array $nama dengan
menambahkan script berikut :
Script
:
<!DOCTYPE
html>
<html>
<head>
<title>Pemrograman
PHP dengan Array</title>
</head>
<body>
<?php
$nama[]
= "Sari ";
$nama[]
= "Ratih ";
$nama[]
= "Puspita ";
echo $nama[1].$nama[2].$nama[0];
echo "<br>";
$kampus[] = "UMSIDA";
$kampus[] = "Teknik
Informatika";
echo "kampusku adalah $kampus[0]
$kampus[1]";
echo "<br>";
$jum_array = count($nama);
echo "jumlah elemen array =
".$jum_array;
?>
</body>
</html>
Output
:
![]()
POKOK BAHASAN V
Konektivitas PHP dengan MYSQL
Langkah-langkah
koneksi PHP-MySQL
1. Membuka koneksi ke server MySQL
mysql_connect()
Digunakan untuk melakukan uji dan koneksi kepada server database MySQL.
Sintaks
:
$conn : adalah nama variabel penampung
status hasil koneksi kepada database.
host : adalah nama host atau alamat
server database MySQL.
username
: adalah nama user yang telah
diberi hak untuk dapat mengakses server database.
password : adalah kata sandi untuk username
untuk dapat masuk ke dalam database.
2.
Memilih database yang akan digunakan di server
mysql_select_db()
Digunakan untuk melakukan koneksi kepada database yang
dalam server yang berhasil dikoneksi dengan perintah mysql_connect().
Sintaks:
|
$db : berisi status koneksi kepada
database.
$conn : merupakan koneksi kepada server
database yang berhasil.
namadatabase :
adalah nama database yang akan dikenai proses.
3.
Mengambil sebuah query dari sebuah database.
mysql_query()
Digunakan untuk melakukan eksekusi perintah SQL untuk
memanipulasi database yang berhasil dilakukan koneksinya menggunakan
mysql_select_db().
|
Sintaks :
$hasil : akan berupa record set apabila
SQL Statement berupa perintah select.
Contoh SQL Statement : ”SELECT * FROM MAHASISWA ORDER BY
NIM”
4.
Mengambil record dari database
a.
mysql_fetch_array()
Digunakan untuk melakukan pemrosesan hasil query yang
dilakukan dengan perintah mysql_query(), dan memasukkannya ke dalam array
asosiatif, array numeris atau keduanya.
|
Sintaks :
$row : adalah array satu record dari record
$hasil yang diproses nomor record sesuai dengan nomor urut dari proses
mysql_fetch_array yang sedang dilakukan.
$hasil :
adalah record set yang akan diproses.
b.
mysql_fetch_assoc()
Fungsi ini hampir sama dengan fungsi mysql_fetch_array(),
hanya saja array yang dihasilkan hanya array asosiatif.
|
Sintaks :
c. mysql_fetch_row()
Fungsi ini hampir sama dengan fungsi mysql_fetch_array(),
hanya saja array yang dihasilkan hanya array numeris.
|
Sintaks :
d.
mysql_num_rows()
Fungsi ini digunakan untuk menghitung jumlah record yang
ada pada database.
|
Sintaks :
$jml : akan memiliki nilai sesuai dengan
jumlah record yang ada.
Lembar Kerja dan Tugas
Membuat Database Latihan
a.
Ketik localhost/phpmyadmin pada browser sehingga
muncul halaman berikut:
b.
Masukkan username dan password sesuai dengan yang dimasukkan
pada waktu instalasi Appserv.
Gambar
5.2. Halaman Create Database
|
c.
Ketik nama database yang diinginkan pada textbox create
new database, pada praktikum ini gunakan nama latihan lalu klik tombol Create.
d.
Untuk membuat tabel, pilih database yang anda buat
tadi, lalu buat tabel dengan mengisi textbox create table atau bisa juga dengan cara
mengetikkan perintah sql pada menu SQL
Gambar
5.3. Halaman Create Tabel
1.
Menguji
interkoneksi PHP dengan MySQL
Script :
<!DOCTYPE
html>
<html
lang="en">
<head>
<meta charset="UTF-8">
<meta name="viewport"
content="width=device-width, initial-scale=1.0">
<title>Koneksi Database MySQL</title>
</head>
<body>
<h1>Demo koneksi database MySQL</h1>
<?php
$conn = mysqli_connect("localhost",
"root", "");
if ($conn) {
echo "OK";
} else {
echo "Server not connected";
}
?>
</body>
</html>
Output :
POKOK BAHASAN VI
DESAIN WEB MOBILE DENGAN JQUERY MOBILE
Dasar
Teori
1. Support banyak
platform: Webkit (Android, iOS,
Opera, Chrome), Firefox mobile, Windows
Phone, Blackberry, Bada,
Meego.
2. Berbasis
JQuery yang populer.
3. Penggunanya
banyak dan forum aktif.
jQuery
Mobile menyediakan komponen UI widget seperti button, listview, header dan
elemen form dan navigasi. Kode ini
dibangun oleh
jQuery
dan terus
dikembangkan
oleh pengembangnya secara aktif untuk
memperbaiki
bug-bug yang
ada diaplikasi ini. Banyak
fitur yang
ditawarkan dalam
frame work kini termasuk
dukungan HTML5,
Ajax-powered
navigasi
link,dan sentuhan/atau navigasi gesekan.
Instruksi
Praktikum
1. Buat
direktori kerja / Forder di webserver komputer anda, kalau menggunakan Appserv
buat folder di C:\Appserv\www\folder_anda
2. Letakkan
file jquery.mobile-1.3.2.min.css, jquery.mobile-1.3.2.min.js, jquery.js di
folder anda
3. Gunakan
editor notepad, notepad++ atau editor lainnya
4. Simpan
hasil kerja anda dengan ekstensi .php
5. Jalankan
skrip yang anda buat dengan cara ketik pada Opera emulator mobile
localhost/nama_folder_anda/nama_file.php
6. Printscreen
setiap percobaan yang anda lakukan dan tampilkan di laporan praktikum.
Lembar Kerja dan Tugas
Basic Template
Script :
<!DOCTYPE
html>
<html
lang="en">
<head>
<meta
charset="UTF-8">
<meta name="viewport"
content="width=device-width, initial-scale=1.0">
<title>Basic Template
</title>
<link rel="stylesheet"
href="http://code.jquery.com/mobile/1.4.5/jquery.mobile-1.4.5.min.css"
/>
<script src="http://code.jquery.com/jquery-1.11.1.min.js"></script>
<script
src="http://code.jquery.com/ mobile/1.4.5/jquery.mobile-1.4.5.min.js"></script>
</head>
<body>
<div
data-role="page">
<div
data-role="header" data-theme="c">
<h1>Praktikum
Web</h1>
</div><!--
/header -->
<div
data-role="content" data-theme="c">
<p>Membuat
Aplikasi Mobile Web</p>
</div><!--
/content -->
<div
data-role="footer" data-theme="c">
<h4>©
Umsida</h4>
</div><!--
/footer -->
</div><!-- /page -->
</body>
</html>
Output :
Membuat 2 Halaman
Script :
<!DOCTYPE
html>
<html
lang="en">
<head>
<meta
charset="UTF-8">
<meta name="viewport"
content="width=device-width, initial-scale=1.0">
<title>Membuat 2
Halaman</title>
<link rel="stylesheet" href="http://code.jquery.com/mobile/1.4.5/jquery.mobile-1.4.5.min.css"
/>
<script
src="http://code.jquery.com/jquery-1.11.1.min.js"></script>
<script
src="http://code.jquery.com/ mobile/1.4.5/jquery.mobile-1.4.5.min.js"></script>
</head>
<body>
<div data-role="page"
id="hal1">
<div
date-role="header">
<h1>Praktikum
Web</h1>
</div>
<div
data-role="content">
<p>Aplikasi
Mobile Web</p>
<a
href="#hal2">Pindah ke layar 2</a>
</div>
<div
data-role="footer">
<h4>@Lab
Pemrograman Web</h4>
</div>
</div>
<div data-role="page"
id="hal2">
<div
data-role="header">
<h1>UMSIDA</h1>
</div>
<div
data-role="content">
<p>Isi
dari halaman 2</p>
<a
href="#hal1">Kembali ke layar 1</a>
</div>
<div
data-role="footer">
<h4>©
UMSIDA</h4>
</div>
</div>
</body>
</html>
Output :

















































