Senin, 18 Januari 2021

Ratih Puspitasari UMSIDA

 

RANGKUMAN PRAKTIKUM PEMROGRAMAN BERBASIS WEB

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh 


Perkenalkan nama saya RATIH PUSPITASARI, salah satu mahasiswa Prodi Informatika dari UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SIDOARJO . Disini saya akan menyampaikan penjelasan singkat mengenai Praktikum Pemrograman Berbasis Web yang bersumber dari modul asli UMSIDA. Jika ingin mengenal lebih dalam tentang Universitas saya, silahkan akses link berikut :  umsida.ac.id atau fst.umsida.ac.id

POKOK BAHASAN 1

                    HTML (Hypertext Markup Language)


HTML adalah (Hipertext Markup Language) sebuah bahasa standar yang digunakan oleh browser untuk membuat halaman dan dokumen pada sebuah Web yang kemudian dapat diakses dan dibaca layaknya sebuah artikel. HTML juga dapat digunakan sebagai link-link antara file-file dalam situs atau dalam komputer dengan menggunakan localhost, atau link yang menghubungkan antar situs dalam dunia internet.

Standar minimun elemen HTML adalah :

·         Document Type Declaration (DTD)

·         Head

·         Body





DTD

Sebagai standar versi dokumen W3C yauti suatu deklarasi yang digunakan untuk mengidentifikasi jenis dokumen HTML yang digunakan sehingga browser dapat menentukan bagaimana memperlakukan kode tersebut.

Contoh DTD pada HTML vrsi 4:

<!DOCTYPE HTML PUBLIC “-//W3C//DTD HTML 4.01 Transitional//EN” http://www.w3.org/TR/html4/loose.dtd>

Meta Dokumen

Elemen meta sebagai identitas dari halaman web yang biasa terdiri dari owner, keyword, layout, ataupun inisialisasi proses seperti refresh.

Contoh:

·         <meta http-equiv=”Content-Type” content=”text/html;charset=UTF-8”/>

·         <meta name=”kewords” content=”blog, web development, indonesia, html, css”/>

·         <meta name=”description” content=”Tentang dasar-dasar HTML”/>

Keterangan tag-tag lainnya dapat dilihat pada tabel 1 dibawah.

Pada perkembangannya versi HTML yang dimulai dipakai saat ini adalah HTML5 (HTML Versi 5) yang merupakan standar baru pada pemrograman web berbasis HTML. HTML5 menawarkan fitur baru dan kemudahan penggunaan tag-tag html. HTML5 menggantikan versi HTML sebelumnya, HTML 4.01 yang diperkenalkan pada 1999. Sejak saat itu, telah terjadi banyak perubahan pada web. Walaupun HTML5 masih dalam tahap pengembangan, namun browser-browser modern sudah banyak yang mendukung standar HTML baru ini. Untuk tag-tag html versi sebelumnya masih dipakai di modul ini.

Fitur Baru HTML5

HTML5 menawarkan banyak fitur yang menarik. Berikut ini adalah beberapa fitur HTML5 yang cukup menarik.

·         Tag <canvas> untuk menggambar 2D

·         Tag <video> dan <audio> untuk media playback

·         Mendukung penyimpanan lokal

·         Tag khusus, <articel>, <footer>, <header>, <nav>, <section>

·         Kontrol baru pada form, seperti kalender, tanggal, waktu, email, url, an search

Tabel 3. Tag-tag dalam HTML5

Tag

Deskripsi

<!-..->

Mendefinisikan komentar

<!DOCTYPE>

Mendefinisikan jenis document

<a>

Mendefinisikan hyperlink

<area>

Mendefinisikan area

<article>*

Mendefinisikan artikel

<aside>*

Mendefinisikan content selain content halaman

<audio>*

Mendefinisikan audio

<b>

Mendefinisikan text tebal

<body>

Mendefinisikan elemen body

<br>

Mendefinisikan baris baru

<button>

Mendefinisikan document button/tombol

<canvas>*

Mendefinisikan document grafis

<caption>

Mendefinisikan document table caption

<col>

Mendefinisikan atribut untuk kolom table

<colgroup>

Mendefinisikan kolom table

<command>*

Mendefiniskan perintah tombol

<datalist>*

Mendefinisikan dropdown list

<dd>

Mendefinisikan definisi deskripsi

<del>

Mendefinisikan text yang di hapus

<details>*

Mendefinisikan suatu elemen

<dialog>*

Mendefinisikan dialog (converstation)

<div>

Mendefinisikan bagian dalam suatu document

<dl>

Mendefinisikan daftar

<dt>

Mendefinisikan istilah

<cm>

Mendefinisikan text rapat

<embed>*

Mendefinisikan external content

<fieldset>

Mendefinisikan fieldset

<figure>*

Mendefinisikan isi media, dan keterangan

<footer>*

Mendefinisikan bagian footer

<form>

Mendefinisikan formulir

<h1> ampai <h6>

Mendefinisikan header

<head>

Mendefinisikan informasi tentang document

<header>*

Mendefinisikan sebuah header untuk bagian suatu halaman

<hgroup>*

Mendefinisikan informasi tentang bagian sebuah document

<hr>

Mendefinisikan garis horizontal

<html>

Mendefinisikan document html

<i>

Mendefinisikan text italic

<iframe>

Mendefinisikan inline sub frame

<img>

Mendefinisikan gambar

<input>

Medefinisikan input

<keygen>*

Mendefinisikan sebuah kunci yang dihasilkan dalam bentuk

<label>

Mendefinisikan label untuk form

<legend>

Mendefinisikan judul di fieldset

<li>

Mendefinisikan list

<link>

Mendefinisikan refrensi sumber

<map>

Mendefinisikan peta gambar

<mark>*

Medefinisikan text yang ditandai

<menu>

Mendefinisikan daftar menu

<meta>

Mendefinisikan meta information

<meter>*

Mendefinisikan ukuran yang sudah di tetapkan

<nav>*

Mendefinisikan navigation link

<noscript>

Mendefiisikan bagian noscript

<object>

Mendefinisikan sebuah object

<ol>

Mendefiisikan daftar angka

<optgroup>

Mendefinisikan grup pilihan

<option>

Mendefinisikan drop-down option

<output>*

Mendefinisikan beberapa jenis output

<p>

Mendefinisikan paragraph

<pre>

Mendefinisikan text ke format awal

<progress>*

Mendefinisikan kemajuan suatu tugas apapun

<rp>*

Digunakan untuk menentukan apakah browser mendukung ruby

<rt>*

Menjelaskan tentang penggunaan ruby

<ruby>*

Mendefinisikan ruby annotations

<script>

Mendefinisikan script

<section>*

Mendefinisikan section

<select>

Mendefinisikan selectable list

<small>

Mendefinisikan text kecil

<source>*

Mendefinisikan section

<span>

Mendefinisikan bagian dalam sebuah document

<strong>

Mendefinisikan text paket/tabel

<style>

Mendefinisikan style untuk css

<sub>

Mendifinisikan subscripted text lawan pangkat

<sup>

Mendefinisikan superscripted text pangkat

<table>

Mendefinisikan table

<tbody>

Mendefinisikan table body

<td>

Mendefinisikan table cell

<textarea>

Mendefinisikan text area

<tfoot>

Mendefinisikan table footer

<th>

Mendefinisikan table header

<thead>

Mendefinisikan table header

<time>*

Mendefinisikan date/time

<title>

Mendefinisikan judul document

<tr>

Mendefinisikan baris table

<ul>

Mendefinisikan daftar

<video>*

Mendefinisikan video

Keterangan : Yang betanda (*) adalah tag baru yang tidak ada di html 4

Dari tabel tag-tag html diatas kita tidak perlu menghafal semua, karena pada pengaplikasiannya tidak semua tag dipakai.

        A.    Instruksi Percobaan Praktikum

·         Buat direktori/folder kerja dengan nama direktori sesuai dengan NIM anda masing-masing.

·         Ketik dokumen percobaan pada notepad atau notepad++

·         Simpan file hasil kerja anda pada folder yang sudah anda buat dengan ekstensi .html

·         Jelaskan file hasil kerja anda pada browser seperti Mozilla atau Google Chrome (ada beberapa latihan mengharuskan anda menggunakan Google Chrome). Dan buat Laporan

 

        B.     Lembar Kerja dan Tugas

Mengawali Dokumen HTML5

dokumen HTML5 diawali dengan tag yang lebih sederhana dari pada HTML 4.01. cukup mendeklarasikan kode berikut untuk menunjukkan sebuah dokumen HTML5.

<!DOCTYPE html>

Hanya dengan tag sederhana tersebut, anda sudah siap untuk melakukan scripting. Berikut ini adalah contoh dari dokumen HTML5.

<!DOCTYPE html>

<html lang="en">

<head>

            <meta charset="UTF-8">

            <meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0">

            <title>Belajar HTML</title>

</head>

<body>

            Belajar HTML pada praktikum pemrograman web

</body>

</html>

Output :






Form

Form di bentuk dengan menggunakan pasangan tag <form> dan </form>.

Ada 2 stribut yang mengikuti yaitu Action dan Method

1.      Action menentukan URL yang akan dijalankan dan menerima semua masukan pada formulir.

2.      Method digunakan untuk menentukan bagaimana informasi dikirim ke URL yang disebutkan oleh Action, nilai yang sering digunakan berupa atribut GET dan POST.

-          Post membuat informasi dikirim secara terpisah dengan URL.

-          Get membuat informasi dikirim menjadi satu dengan URL.

Bentuk Penulisan sebagai berikut :

<FORM ACTION=””MTHOD=”POST:>.......</FORM>

Textbox Tanpa Validasi

<!DOCTYPE html>

<html lang="en">

<head>

            <meta charset="UTF-8">

<meta name="viewport" content="width=device-width, initial- scale=1.0">

            <title>textbox</title>

</head>

<body>

            <h2>Text Box Tanpa Validasi</h2>

            <p>

                        <form method="post" action="">

<input type="textBox" type="text" id="textBox" size="30"  />

<input name="btnSubmit" id="btnSubmit" type="submit" value="Submit"/>

                        </form>

            </p>

</body>

</html>

Output :





Textbox dengan Validasi

Yang ditulis tebal adalah berfungsi untuk validasi pada textbox tanpa javascript (pada versi html sebelumnya validasi dilakukan dengan javascript) agar textbox tersebut harus diisi.

Jika tidak diisi maka tampilannya akan seperti berikut :

Validasi Text Box di HTML 5



<!DOCTYPE html>

<html lang="en">

<head>

            <meta charset="UTF-8">

            <meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0">

            <title></title>

</head>

<body>

            <h2>Validasi Text Box di HTML 5</h2>

            <p>

                        <form method="post" action="">

<input type="textBox" type="text" id="textBox" size="30"

required="required" placeholder="Text Box ini harus diisi" />

<input name="btnSubmit" id="btnSubmit" type="submit" value="Submit"/>

                        </form>

            </p>

</body>

</html>

Output :





Password

<!DOCTYPE html>

<html lang="en">

<head>

            <meta charset="UTF-8">

<meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0">

            <title>Password</title>

</head>

<body>

            <p>

                        <form method="post" action="">

Password : <input name="textBox" type="Password" id="Password" size="30" required="required" placeholder="Text Box ini harus diisi" />

<input name="btnSubmit" id="btnSubmit" type="submit" value="Submit" />

                        </form>

            </p>

</body>

</html>

Output :





Ceckbox

<!DOCTYPE html>

<html lang="en">

<head>

            <meta charset="UTF-8">

            <meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0">

            <title>========>>checkbox<<========</title>

</head>

<body>

            <form>

                        Jurusan Di Fakultas Teknik UMSIDA : <br>

                        <input type="checkbox" name="Informatika" CHECKED> Informatika <br>

                        <input type="checkbox" name="mesin">Mesin <br>

                        <input type="checkbox" name="industri"> Industri <br>

                        <input type="checkbox" name="elektro"> Industri <br>

                        <input type="checkbox" name="elektro"> Elektro <br>

            </form>

</body>

</html>

Output :




Drop Down/Select

<!DOCTYPE html>

<html>

<head>

<title>select - Model Drop Down</title>

</head>

<body>

            <form>

            Matakuliah Yang Aku Sukai : <br>

                        <select name= "matakuliah">

                        <option value= "Sistem Operasi"> Sistem Operasi

                        <option value= "Jaringan Komputer"

                        selected>Jaringan Komputer

                        <option value= "PTI"> PTI

                        <option value= "Pascal"> Pascal

                        <option value= "Lain-lain"> Lain-lain

                        </selected>

                        <br>

            </form>

</body>

</html>

Output :




        POKOK BAHASAN II

CSS (Cascading Style Sheet 


Cascading Style Sheet (CSS) merupakan aturan untuk mengendalikan beberapa komponen dalam sebuah web sehingga akan lebih terstruktur dan seragam. CSS bukan merupakan bahasa pemograman.

Sama halnya styles dalam aplikasi pengolahan kata seperti Microsoft Word yang dapat mengatur beberapa style, misalnya heading, subbab, bodytext, footer, images, dan style lainnya untuk dapat digunakan bersama-sama dalam beberapa berkas (file).

Pada umumnya CSS dipakai untuk memformat tampilan halaman web yang dibuat dengan bahasa HTML dan XHTML. CSS dapat mengendalikan ukuran gambar, warna bagian tubuh pada teks, warna tabel, ukuran border, warna border, warna hyperlink, warna mouse over, spasi antar paragraf, spasi antar teks, margin kiri, kanan, atas, bawah, dan parameter lainnya. CSS adalah bahasa style sheet yang digunakan untuk mengatur tampilan dokumen. Dengan adanya CSS memungkinkan kita untuk menampilkan halaman yang sama dengan format yang berbeda.

Sejarah CSS

Nama CSS didapat dari fakta bahwa setiap deklarasi style yang berbeda dapat diletakkan secara berurutan, yang kemudian membentuk hubungan ayah-anak (parent- child) pada setiap style. CSS sendiri merupakan sebuah teknologi internet yang direkomendasikan oleh World Wide Web Consortium atau W3C pada tahun 1996. Setelah CSS distandarisasikan, Internet Explorer dan Netscape melepas browser terbaru mereka yang telah sesuai atau paling tidak hampir mendekati dengan standar CSS.

Versi

Untuk saat ini terdapat tiga versi CSS, yaitu CSS1, CSS2, dan CSS3. CSS1 dikembangkan berpusat pada pemformatan dokumen HTML, CSS2 dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan terhadap format dokumen agar bisa ditampilkan di printer, sedangkan CSS3 adalah versi terbaru dari CSS yang mampu melakukan banyak hal dalam desain website. CSS3 mendukung penentuan posisi konten, downloadable, huruf font, tampilan pada tabel /table layout dan media tipe untuk printer. Kehadiran versi CSS yang ketiga diharapkan lebih baik dari versi pertama dan kedua.

Penulisan

Saat masuk pada bagian CSS, sering dijumpai kode sebagai berikut:

Bagian pertama sebelum tanda '{}' dinamakan selector, sedangkan yang diapit oleh '{}' disebut declaration yang terdiri dari dua unsur, yaitu property dan value. Selector dala pernyataan di atas adalah h1, sedangkan color adalah property, dan #0789de adalah value. Selain itu ada tiga metode penulisan CSS atribut, yaitu :

Inline Style Sheet

CSS didefinisikan langsung pada tag HTML yang bersangkutan. Cara penulisannya cukup dengan menambahkan atribut style="..." dalam tag HTML tersebut. Style hanya akan berlaku pada tag yang bersangkutan, dan tidak akan memengaruhi tag HTML yang lain.

Embedded Style Sheet

CSS didefinisikan terlebih dahulu dalam tag <style> ... </style> di atas tag <body>. Pada pendefinisian ini disebutkan atribut-atribut CSS yang akan digunakan untuk tag-tag HTML, yang selanjutnya dapat digunakan oleh tag HTML yang bersangkutan.

External Style Sheet

Menempatkan aturan CSS secara terpisah, style sheet external terhubung dengan dokumen melalui elemen head. File style sheet text disimpan menggunakan ekstensi .css.

Syntax CSS

Syntax pada CSS terdiri dari tiga bagian, yaitu selector, property dan value.



Bagian selector untuk menentukan pada elemen/tag HTML apa style tersebut diterapkan. Selector dapat berupa nama id elemen atau nama class. Property dapat diisi dengan jenis warna, ukuran, perataan margin dll, sedangkan value diisi dengan nilai dari property nya, misalnya red untuk warna dll. Setiap akhir penulisan property dan value diakhiri dengan tanda titik koma (semicolon). Tanda ini juga digunakan sebagai pemisah antar satu property dengan property lain.


Jika value lebih dari sebuah kata, maka harus diapit dengan tanda kutip ganda diantara

value:



Jika Anda ingin menetapkan lebih dari satu property, maka property harus dipisahkan dengan titik koma (semicolon). Berikut ini adalah contoh yang menampilkan pendefinisian elemen paragraph agar rata tengah serta warna text nya adalah merah:

Agar definisi style lebih mudah dibaca, maka kita dapat menuliskannya dengan bentuk

berikut:




Groupping

Kita dapat mengelompokkan selector, pisahkan tiap selector dengan sebuah koma. Berikut ini adalah contoh pengelompokkan element header yang memiliki style warna text yang sama:

Class Selector

Dengan menggunakan class selector, kita dapat mendefinisikan style yang berbeda untuk elemen HTML yang sama. Secara umum syntax style untuk class adalah sebagai berikut

.namaKelas{

Property1: value1;

Property2: value2;

.

.

}

Misalnya kita ingin mendefinisikan dua buah tipe paragraph yaitu paragraph dengan rata kanan, sedang yang lainnya adalah rata tengah. Berikut bentuk penulisannya:

Dalam dokumen HTML kita harus menambahkan attribut class:


Pada contoh dibawah ini, semua elemen HTML dengan class="center", akan menjadikan rata tengah.


Pada dokumen HTML dibawah, elemen h1 dan elemen p menggunakan class "center", artinya kedua elemen tersebut akan mengikuti aturan pada selector “center”:

Id Selector

Kita juga dapat mendefinisikan style dengan menggunakan id selector. Id selector didefiniskan dengan menggunakan karakter #. Berikut adalah contoh penggunaan id selector:



Aturan style dibawah ini akan diterapkan pada elemen p yang menggunakan id dengan value adalah “para1”:

Komentar pada CSS

Komentar digunakan untuk menjelaskan baris kode Anda, sehingga dapat membantu juga suatu hari nanti Anda akan melakukan pengeditan terhadap source code. Sebuah komentar akan diabaikan oleh browser. Komentar pada CSS dimulai dengan dengan /* dan diakhiri dengan */, seperti contoh berikut:

                Instruksi Percobaan Praktikum

·         Ketik dokumen halaman web pada Notepad atau notepad++

·         Capture Screen hasil tampilan pada browser.

·         Buat laporan dari hasil percobaan dan tugas

            LEMBAR KERJA DAN TUGAS

1.      External Style Sheet

ex1.css

Script :

body {

        background-color: yellow;

}

h1 {

        font-size: 36pt;

}

h2 {

        color: blue;

}

p {

        margin-left: 50px;

}

 

<!DOCTYPE html>

<html lang="en">

<head>

            <meta charset="UTF-8">

            <meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0">

            <link rel="stylesheet" type="text/css" href="ex1.css">

            <title>External Style Sheet</title>

</head>

<body>

            <h1>This header is 36 pt</h1>

            <h2>This header is blue</h2>

            <p>This paragraph has a left margin of 50 pixels</p>

</body>

</html>

Output :






2.      Internal Style Sheet

Script :

<!DOCTYPE html>

<html lang="en">

<head>

  <meta charset="UTF-8">

  <meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0">

  <title>Internal Style Sheet</title>

  <style type="text/css">

  h1 {

              text-decoration: overline;

              text-align: center;

              color: red

  }

  h2 {

              text-decoration: line-through;

              text-align: left;

              color: green

  }

  h3 {

              text-decoration: underline;

              text-align: right

  }

  hr {

              color:pink

  }

  </style>

</head>

<body>

  <h1>This is header 1</h1>

  <hr>

  <h2>This is header2</h2>

  <hr>

  <h3>This is header 3</h3>

  <hr>

</body>

</html>

Output :



3.      Inline Style

Script :

     <!DOCTYPE html>

     <html lang="en">

     <head>

     <meta charset="UTF-8">

     <meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0">

     <title>Inline Style</title>

     </head>

     <body>

                 <h1 style="color: red; text-align: center;">Paragraf Pertama</h1>

                 <p style="color: white; background: red; font-family: arial">

Ini adalah paragraf pertama. Ini adalah paragraf pertama. Ini adalah paragraf pertama.

Ini adalah paragraf pertama. Ini adalah paragraf pertama. Ini adalah paragraf pertama.

Ini adalah paragraf pertama. Ini adalah paragraf pertama. Ini adalah paragraf pertama.

                 </p>

 

                 <h1 style="color: orange; text-align:right;">Paragraf Kedua</h1>

<p style="color: yellow; background: orange;font-family: verdana">

Ini adalah paragraf kedua. Ini adalah paragraf kedua. Ini adalah paragraf kedua.

Ini adalah paragraf kedua. Ini adalah paragraf kedua. Ini adalah paragraf kedua.

Ini adalah paragraf kedua. Ini adalah paragraf kedua. Ini adalah paragraf kedua.

                 </p>

    

</body>

</html>

 

Output :


4.      Background

A.    Background-color

Script :

           <!DOCTYPE html>

           <html lang="en">

           <head>

           <meta charset="UTF-8">

<meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0">

           <title>Background-color</title>

           <style type="text/css">

                       body {

                                   background-color: #FFCC66;

                       }

                       h1 {

                                   color: #FF0000;

                                   background-color: #FFF000;

                       }

           </style>

           </head>

           <body>

<h1>Heading 1, dengan warna text merah dan warna belakang nya adalah kuning</h1>

           </body>

           </html>


Output :

B.     Background

Script :

           <!DOCTYPE>

           <html lang="en">

           <head>

                       <meta charset="UTF-8">

                        <meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0">

           <title>Background</title>

           <style type="text/css">

                       body {

                                   background-color: #FFCC66;

                                   background-image: url("butterfly.gif");

                                   background-repeat: no-repeat;

                       }

                       h1 {

                                   color: #33CC00;

                                   text-align: center;

                       }

           </style>

           </head>

           <body>

                       <h1>Hi...Welcome to My simple web Page</h1>

           </body>

           </html>

 

Output :


Ubah value/nilai dari property background-repeat diatas dengan nilai repeat-x, repeat-y dan repeat jika ingin membuat background repeat. Capture tiap tampilan pada browser!

*      Repeat-x

<!DOCTYPE>

<html>

<head>

            <title>Background Repeat</title>

 

            <style type="text/css">

            body {

                        background-color: #FFCC66;

                        background-image: url("butterfly.gif");

                        background-repeat: repeat-x;

            }

 

            h1 {

                        color:   #33CC00;

                        text-align: center;

            }

</style>

</head>

<body>

            <h1>Hi... Welcome to My Simple Web Page</h1>

</body>

</html>

 

Output :



*      Repeat-y

Script :

<!DOCTYPE>

<html>

<head>

            <title>Background Repeat</title>

 

            <style type="text/css">

            body {

                        background-color: #FFCC66;

                        background-image: url("butterfly.gif");

                        background-repeat: repeat-y;

            }

 

            h1 {

                        color:   #33CC00;

                        text-align: center;

            }

</style>

</head>

<body>

            <h1>Hi... Welcome to My Simple Web Page</h1>

</body>

</html>

Output :

 

*      Repeat

<!DOCTYPE>

<html>

<head>

            <title>Background Repeat</title>

 

            <style type="text/css">

            body {

                        background-color: #FFCC66;

                        background-image: url("butterfly.gif");

                        background-repeat: repeat;

            }

 

            h1 {

                        color:   #33CC00;

                        text-align: center;

            }

</style>

</head>

<body>

            <h1>Hi... Welcome to My Simple Web Page</h1>

</body>

</html>

 

Output :




POKOK BAHASAN III

JAVASCRIPT


Javascript adalah bahasa scrip yang ditempel pada kode HTML dan diproses disisi klient. Dengan adanya bahasa ini, kemampuan HTML menjadi semakin luas. Contoh: untuk menvalidasi masukan pada formulir sebelum formulir dikirim ke server.

Javascript bukan bahasa java dan meupakan dua bahasa yang berbeda. Javascrip diinterpretasikan oleh klient, sedang java dikompilasi oleh program dan hasil kompilasinya dijalankan oleh clien.

Struktur Javascript

<script language=”javascript”>

<!--

Penulisan javascript kode

//-->

</script>

Keterangan :

Kode <!--//--> umumnya disertakan dengan tujuan agar sekiranya browser tidak mengenali javascript maka browser akan memperlakukannya sebagai komentar sehingga tidak di tampilkan dijendela browser.

Javascript sebagai bahasa berorientasikan objek

properti

adalah atribut dari sebuah objek. Contoh: objek mobil mempunyai properti warna mobil. Penulisan:

nama_objek.nama_properti=nilai

window.defaultstatus=”selamat belajar javascript”

metode

adalah sekumpulan kode yang digunakn untuk melakukan sesuatu tindakan terhadap objek. Penulisannya:

nama_objek.nama_method(parameter)

document.write(“hallo”)

Letak javascript dalam HTML

Skrip javascript dalam dokumen HTML dapat diletakkan pada:

1. Bagian head

2. Bagian body

Tabel 4. Aritmatic operator

Operator

Description

Example

Result

+

Penjumlahan

X = 2

Y = 2

X+y

4

-

Pengurangan

X = 5

Y = 2

X-y

3

*

Perkalian

X = 5

Y = 3

X*y

20

/

Pembagian

15/5

5/2

3

2.5

%

Modulus

5%2

10%8

10%2

1

2

0

++

Penaikan

X=5

X++

X=6

--

Penurunan

X = 5

X--

X = 4

 

Tabel 5. Assignment operator

Operator

Keterangan

Example

Is the same as

=

Pemberian nilai

X = y

X = y

+=

Penambahkan bilangan

X += y

X = x+y

-=

Pengurangan bilangan

x-=y

X=x-y

*=

Pengalian bilangan

X *= y

X = x*y

/=

Pembagian bilangan

x/=y

X=x/y

%=

Peroblem sisa bagi

X%=y

X=x%y

 

Tabel 6. Comparisson operators

Operator

Description

Example

==

Kesamaan

5==8 return false

===

Is equel to (checks for both value and typre)

X = 5

Y = “5”

X == y return false

X === y return false

!=

Ketidaksamaan

5!=8 return true

> 

Lebih dari

5>8 return false

< 

Kurang dari

5<8 return true

>=

Lebih besar atau sama dengan

5>= return false

<=

Kurang dari atau sama dengan

5<=8 return true

 

Tabel 7. Logical operator

Operator

Decription

Example

&&

And

X = 6

Y = 3

(x<10&&y>1) return true

||

Or

X = 6

Y = 3

(x==5||y==5) return false

!

Not

X = 6

Y = 3

!(x==y) return true

 

C. Instruksi Percobaan Praktikum

• Buat direktori/folder kerja dengan nama direktori sesuai dengan NIM anda masing-  masing

• Ketik dokumen percobaan pada notepad atau notepad++

• Simpan file hasil kerja anda pada folder yang sudah anda buat dengan ekstensi .html

• Jalankan file hasil kerja anda pada browser seperti Mozilla atau Google. Dan buat laporan

 

D. LEMBAR KERJA DAN TUGAS

Dasar – Dasar Java Script

Pemakaian Alert Sebagai Property Window

Script :

<!DOCTYPE html>

<html>

<head>

            <title>Alert Box</title>

</head>

<body>

<script language="JavaScript">

            <!--

                        window.alert("Ini merupakan pesan untuk anda");

                        //-->

</script>

</body>

</html>

Output :



Pemakaian Metode Dalam Objek

Script :

<HTML>

<head>

<title>Scrip JavaScript</title>

</head>

<body>

Percobaan memakai JavaScript :<BR>

<script language="JavaScript">

<!--

document.write("Selamat Mencoba JavaScript<BR>");

document.write("Semoga Sukses!");

//-->

</script>

</body>

</HTML>

Output :





Pemakaian Prompt

Script :

<!DOCTYPE html>

<html>

<head>

            <title>Pemasukan Data</title>

</head>

<body>

<script language="JavaScript">

            <!--

                        var nama =  prompt ("Siapa nama Anda ?", "Masukan nama Anda");

                        document.write ("Hai, " +nama);

                        //-->

</script>

</body>

</html>

Output :





Pembuatan Fungsi Dan Cara Pemanggilannya

 Script :

<!DOCTYPE html>

<html>

<head>

            <title>CONTOH PROGRAM JAVASCRIPT</title>

</head>

<script language="JavaScript">

            function pesan() {

                        alert ("memanggil javascript lewat body onloed")

            }

</script>

<body onload=pesan() >

</body>

</html>

Output :



Dasar – Dasar Pemrograman Di JavaScipt

Script :

<!--operasidasararitmatika.htm-->

<html>

<head>

<title>contoh program javascript</title>

</head>

<script language="javascript">

function pesan(){

alert ("memanggil javascript lewat body onload")

}

</script>

<body onload=pesan{}>

</body>

</html>

<html>

<head>

<title>contoh program javascript</title>

</head>

<script language="javascript">

function test (val1,val2)

{

document.write("<br>"+"perkalian: " + val1 + "*" + val2 + " <br>")

document.write(val1*val2)

document.write("<br>"+"pembagian: " + val1 + "/" + val2 +"<br>")

document.write(val1/val2)

document.write("<br>"+"penjumlahan: " + val1 + "+" + val2+"<br>")

document.write(val1+val2)                                                                            

document.write("<br>"+"pengurangan: " + val1 + "-" + val2 +"<br>")

document.write(val1-val2)

document.write("<br>"+"modulus: " + val1 + "%" + val2+"<br>")

document.write(val1%val2)

}

</script>

<body>

<input type="button" name="button1" value="aritmathic"

onclick=test(9,4)>

</body>

</html>

Output :




POKOK BAHASAN IV

PHP


PHP (Preprocesor Hypertext) adalah bahasa scripting yang menyatu dengan HTML dan dijalankan pada server side. Artinya semua sintaks yang diberikan akan sepenuhnya dijalakan pada server sedangkan yang dikirimkan ke browser hanya hasilnya saja berupa HTML. Untuk membedakan perintah HTML dan PHP digunakan tanda <?...?> atau <?php...?>

PHP dapat diaplikasikan dengan berbagai macam database seperti MySQL, PostgreSQL,Oracle, dan lainnya.

Beberapa script dasar PHP

§ Menampilkan text

Echo “..text...<br>”

<br>:ganti baris

§ Variabel

Untuk membuat variabel diberi tanda dollar ($). Variabel berfungsi untuk menyimpan suatu nilai dan dapat berubah-ubah. Penulisann variabel yang benar adalah :

-     Karakter pertama tidak boleh berupa angka (harus berupa huruf atau garis bawah)

-     Tidak mengandung spasi

-     Pemakaian huruf kapital dan huruf kecil dibedakan

Contoh penulisan variabel :

     $data, $data1,$data_ku

PHP dapat anda Download secara free atau cuma-Cuma. Kunjungi saja situs www.php.net, dan download versi terbarunya.

INSTALASI

Instalasi Apache :

1.      Appserv-win32-2.5.10.exe

2.      Klik next, sampai ada isian seperti berikut :

Server name : www.umsida.ac.id

Administrator email addess : admin@umsida.ac.id

3.      Next sampai ada isian berikut :

User admin : umsida

Pasword : umsida

4.      Klik next sampai Finish

5.      Test koneksi dengan mengetikan : http:/localhost di Internet Explorer, Mozilla, Firefox atau Google Chrome.



Gambar 4.1. Tampilan awal Appserv

6.      Test apakah php sudah terinstal dengan baik : Klik php information version.5.2.86



Gambar 4.2. Tampilan info.php

 

Tag dalam PHP

Banyak cara untuk menyisipkan php dalam script html, ada berbagai macam bentuk tag yang dapat digunakan, antara lain :

a.       Cara 1

<?php                        Menandai awal tag

..........

?>                  Menandai akhir tag

b.      Cara 2

<?                  Menamdai awal tag

.........

?>                  Menamdai akhir tag

c.       Cara 3

<%                Menandai awal tag

.........

%>                menandai akhir tag

Cara ini sama dengan tag pada ASP. Opsi ini bisa dilakukan jika nilai asp_tags pada php ini bernilai on.

d.      Cara 4

<script language=”php”>      Menandai tag awal

.........

</script>                                Menandai akhir tag

Ada kalanya sebagai pemrogram, karena banyaknya kode program atau variabel dalam program, perlu menandai atau memberi komentar pada program. Komentar pada program merupakan tulisan pada proram yang tidak dieksekusi. Pada PHP, ada 3 macam cara penulisan :

a)      /*komentar*/

Tulisan apapun yang berada diantara ‘/*’ dan ‘*/’ akan dianggap sebagai komentar. Cara seperti ini sangat berguna dan efisien untuk pemberian komentar yang memakan banyak baris.

b)      //komentar

Tulisan di baris yang setelah ‘//’ akan dianggap sebagai komentar. Cara ini berguna untuk pemberian komentar singkat yang tak lebih dari 1 baris saja.

c)      #komentar

Sama seperti ‘//’, tulisan di baris yang sama setelah ‘#’ akan dianggap sebagai komentar. Cara ini berguna untuk pemberian komentar singkat yang tak lebih dari 1 baris saja.

A.    Instruksi Praktikum

1.      Buat direktori kerja/Folder di webserver komputer anda, kalau menggunakan Appserv buat folder di C:\Appserv\www\folder_anda

2.      Beri nama direktori kerja anda dengan NIM anda masing-masing.

3.      Gunakan editor notepad, notepad++ atau editor lainnya.

4.      Simpan hasil kerja anda dengan ektensi .php.

5.      Jalankan skrip yang anda buat dengan cara ketik pada browser

Localhost/nama_folder_anda/nama_file.php

6.      Printscreen setiap percobaan yang anda lakukan dan tampilkan di laporan praktikum.

Array

Array merupakan suatu variabel yang dapat berisi banyak data dalam waktu yang sama. Pendefinisisan Array dapat dibentuk dengan format berikut :

   $nama_array=array(elemen_1,...,elemen_n);

Untuk menghitung jumlah elemen array digunakan fungsi count(), dengan format count($nama_array)

§  Operator

Dalam PHP juga dapat melakukan proses operasi, bail itu penjumlahan, operasi logika, ataupun operasi pembanding.

Operasi Mtematika yang digunakan dalam PHP yaitu :

Operator

Fungsi

Operator

Fungsi

+

Penjumlahan

-

Pengurangan

*

Perkalian

/

Pembagian

%

Sisa pembagian

++,--

Penaikan, penurunan

   Operator pembanding yang digunakan dalam PHP yaitu :

Operator

Fungsi

Operator

Fungsi

==

Sama dengan

< 

Kurang dari

> 

Lebih dari

<=

Kurang dari atau sama dengan

>=

Lebih dari atau sama dengan

!=,<>

Tidak sama dengan

Selain itu, operator Logika juga dapat digunakan di PHP, antara lain, and (&&), or (||), xor, dan !.

§  Penulisan Karakter Khusus dengan tanda \

Karakter yang ditulis dengan diawali tanda (\) yaitu :

Karaketer

Keterangan

Karakter

Keterangan

\”

Tanda petik ganda

\\

Tanda backslash

\$

Tanda $

\n

Pindah baris

\t

Tab

\x00 s.d \xFF

Heksadesimal

§  Tipe Data

tipe data yang dikenal pada pemrograman PHP yaitu :

Tipe data

Keterangan

Integer

Tipe data bilangan bulat

Double

Tipe data bilangan real

String

Tipe data teks

 

§  Konversi Tipe Data

Fungsi-fungsi yang digunakan dalam PHP untuk mengkonversi tipe data ke tipe data yang lain yaitu dengan memberikan fungsi intval, doubleval, dan strval. Atau dengan menggunakan teknik cast, yaitu dengan mengubah tipe ekspresi yang akan dikonversi.

§  Menampilkan Tanggal fan Waktu

Untuk menampilkan tanggal dan waktu secara update, dapat menggunakan perintah date dengan format-format berikut :

 

 

Format

Keterangan

a, A

am atau pm, AM atau PM

d, D

Hari/tanggal dalam 2 digit, hari (Sun..Sat)

F

Nama bulan (January..December)

g, G

Jam (1..12), jam (0..23)

Z

Hari dari tahun (0..365)

y, Y

Tahun dalam 2 digit, tahun dalam 4 digit

h, H

Jam (01..12), (00..23)

I

Menit (00..59)

m, M

Nama bulan (01..12), nama bulan (Jan..Dec)

S

Detik (00..59)

W

Hari ( 0=Sunday.. 6=Saturday )

 

A.    Lembar Kerja dan Tugas

1.      Ketikan program berikut ini :

Catatan :

Nama Alfan dan NIM 06.10802.00149. diatas ganti dengan nama masing-masing. Simpan dengan menggunakan ekstensi .php (misalnya mod_2.php), dan jalankan di web browser.

Script :

<!DOCTYPE html>

<html>

<head>

          <title>Variabel</title>

</head>

<body>

          <?php

                      $nilai_1 = 10;

                      $nilai_2 = 3;

                      $nilai_3 = 2 * $nilai_1 + 8 * $nilai_2;

                      echo "nilai = ",$nilai_3;

                      echo "<br>";

 

                      $jumlah = $nilai_1 + $nilai_2;

                      echo "hasil dari $nilai_1 + $nilai_2 adalah $jumlah";

                      echo "<br><br>";

                      echo "Nama : Ratih <br>";

                      echo "NIM : 191080200170";

          ?>

</body>

</html>

Output :


 


2.      Ketikan program berikut :

Simpan script diatas lalu lihat hasilnya di web browser. Perhatikan urutan nama-nama yang tampil dari perintah echo $nama[1].$nama[2].$nama[0];

Script :

<!DOCTYPE html>

<html>

<head>

          <title>Pemrograman PHP dengan Array</title>

</head>

<body>

          <?php

 

          $nama[] = "Sari ";

          $nama[] = "Ratih ";

          $nama[] = "Puspita ";

 

          echo $nama[1].$nama[2].$nama[0];

          echo "<br>";

 

          $kampus[] = "UMSIDA";

          $kampus[] = "Teknik Informatika";

          echo "kampusku adalah $kampus[0] $kampus[1]";

           ?>

</body>

</html>

Output ;



 

Tambahkan fungsi count untuk menghitung jumlah elemen array $nama dengan menambahkan script berikut :

Script :

<!DOCTYPE html>

<html>

<head>

                      <title>Pemrograman PHP dengan Array</title>

</head>

<body>

          <?php

 

                      $nama[] = "Sari ";

                      $nama[] = "Ratih ";

                      $nama[] = "Puspita ";

 

          echo $nama[1].$nama[2].$nama[0];

          echo "<br>";

 

          $kampus[] = "UMSIDA";

          $kampus[] = "Teknik Informatika";

          echo "kampusku adalah $kampus[0] $kampus[1]";

 

          echo "<br>";

         

          $jum_array = count($nama);

          echo "jumlah elemen array = ".$jum_array;

           ?>

</body>

</html>

Output :



 

POKOK BAHASAN V

Konektivitas PHP dengan MYSQL

 

Langkah-langkah koneksi PHP-MySQL

1. Membuka koneksi ke server MySQL

mysql_connect()

Digunakan untuk melakukan uji  dan koneksi kepada server database MySQL.

Text Box: $conn = mysql_connect (”host”,”username”,”password”);Sintaks :

 

 

$conn              : adalah nama variabel penampung status hasil koneksi kepada database.

host                  : adalah nama host atau alamat server database MySQL.

username         : adalah nama user yang telah diberi hak untuk dapat mengakses server database.

password         : adalah kata sandi untuk username untuk dapat masuk ke dalam database.

2. Memilih database yang akan digunakan di server

mysql_select_db()

Digunakan untuk melakukan koneksi kepada database yang dalam server yang berhasil dikoneksi dengan perintah mysql_connect().

Sintaks:

$db = mysql_select_db(”namadatabase”,$conn);

 

$db                  : berisi status koneksi kepada database.

$conn               : merupakan koneksi kepada server database yang berhasil.

namadatabase : adalah nama database yang akan dikenai proses.

3. Mengambil sebuah query dari sebuah database.

mysql_query()

Digunakan untuk melakukan eksekusi perintah SQL untuk memanipulasi database yang berhasil dilakukan koneksinya menggunakan mysql_select_db().

$hasil = mysql_query(”SQL Statement”);

 

Sintaks :

 

 

$hasil               : akan berupa record set apabila SQL Statement berupa perintah select.

Contoh SQL Statement : ”SELECT * FROM MAHASISWA ORDER BY NIM”

 

4. Mengambil record dari database

a. mysql_fetch_array()

Digunakan untuk melakukan pemrosesan hasil query yang dilakukan dengan perintah mysql_query(), dan memasukkannya ke dalam array asosiatif, array numeris atau keduanya.

$row = mysql_fetch_array($hasil);

 

Sintaks :



$row           : adalah array satu record dari record $hasil yang diproses nomor record sesuai dengan nomor urut dari proses mysql_fetch_array yang sedang dilakukan.

$hasil          : adalah record set yang akan diproses.

 

b. mysql_fetch_assoc()

Fungsi ini hampir sama dengan fungsi mysql_fetch_array(), hanya saja array yang dihasilkan hanya array asosiatif.

$row = mysql_fetch_assoc($hasil);

 

Sintaks :

 

 

c.  mysql_fetch_row()

Fungsi ini hampir sama dengan fungsi mysql_fetch_array(), hanya saja array yang dihasilkan hanya array numeris.

$row = mysql_fetch_row($hasil);

 

Sintaks :

 

           

d. mysql_num_rows()

Fungsi ini digunakan untuk menghitung jumlah record yang ada pada database.

$row = mysql_num_row($hasil);

 

Sintaks :

 

 

$jml             : akan memiliki nilai sesuai dengan jumlah record yang ada.

 


  Lembar Kerja dan Tugas

Membuat Database Latihan

a.    Ketik localhost/phpmyadmin pada browser sehingga muncul halaman berikut:




b.    Masukkan username dan password sesuai dengan yang dimasukkan pada waktu instalasi Appserv.


 


 

Gambar 5.2. Halaman Create Database

 

 

c.    Ketik nama database yang diinginkan pada textbox create new database, pada praktikum ini gunakan nama latihan lalu klik tombol Create.

d.   Untuk membuat tabel, pilih database yang anda buat tadi, lalu buat tabel dengan mengisi textbox create table atau bisa juga dengan cara mengetikkan perintah sql pada menu SQL


 




 


                Gambar 5.3. Halaman Create Tabel

 

1.      Menguji interkoneksi PHP dengan MySQL

Script :

<!DOCTYPE html>

<html lang="en">

<head>

       <meta charset="UTF-8">

       <meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0">

       <title>Koneksi Database MySQL</title>

</head>

<body>

       <h1>Demo koneksi database MySQL</h1>

       <?php

 

       $conn = mysqli_connect("localhost", "root", "");

       if ($conn) {

                   echo "OK";

        }  else {

                   echo "Server not connected";

        }

        ?>

</body>

</html>

Output :



 

 POKOK BAHASAN VI

 DESAIN WEB MOBILE DENGAN JQUERY MOBILE


Dasar Teori

jQuery Mobile adalah framework berbasis jQuery  yang memudahkan kita untuk membuat web app untuk mobile.  Selain jQuery mobile sebenarnya banyak framework lain yang dapat digunakan seperti Sencha,  jTouch, DHTMLX Touch, Jo dan lainnya.  Kelebihan  jQuery adalah:

 

1.    Support  banyak  platform:  Webkit (Android, iOS, Opera, Chrome), Firefox mobile, Windows  Phone,  Blackberry, Bada, Meego. 

2.    Berbasis JQuery yang populer.

3.    Penggunanya banyak dan forum aktif.

 

jQuery Mobile menyediakan komponen UI widget seperti button, listview, header dan elemen form dan navigasi. Kode ini dibangun oleh jQuery dan terus dikembangkan oleh pengembangnya secara aktif untuk memperbaiki bug-bug yang ada diaplikasi ini. Banyak fitur yang ditawarkan dalam frame work kini termasuk dukungan HTML5, Ajax-powered navigasi link,dan sentuhan/atau navigasi gesekan.

 

    Instruksi Praktikum

             1.     Buat direktori kerja / Forder di webserver komputer anda, kalau menggunakan Appserv buat folder di C:\Appserv\www\folder_anda

             2.     Letakkan file jquery.mobile-1.3.2.min.css, jquery.mobile-1.3.2.min.js, jquery.js di folder anda

             3.     Gunakan editor notepad, notepad++ atau editor lainnya

             4.     Simpan hasil kerja anda dengan ekstensi .php

             5.     Jalankan skrip yang anda buat dengan cara ketik pada Opera emulator mobile

localhost/nama_folder_anda/nama_file.php

             6.     Printscreen setiap percobaan yang anda lakukan dan tampilkan di laporan praktikum.

 


 Lembar Kerja dan Tugas

Basic Template

Script :

<!DOCTYPE html>

<html lang="en">

<head>

            <meta charset="UTF-8">

            <meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0">

            <title>Basic Template </title>

            <link rel="stylesheet" href="http://code.jquery.com/mobile/1.4.5/jquery.mobile-1.4.5.min.css" />

            <script src="http://code.jquery.com/jquery-1.11.1.min.js"></script>

            <script src="http://code.jquery.com/   mobile/1.4.5/jquery.mobile-1.4.5.min.js"></script>

</head>

<body>

            <div data-role="page">

 

                        <div data-role="header" data-theme="c">

                                    <h1>Praktikum Web</h1>

                        </div><!-- /header -->

 

                        <div data-role="content" data-theme="c">

                                    <p>Membuat Aplikasi Mobile Web</p>

                        </div><!-- /content -->

 

                        <div data-role="footer" data-theme="c">

                                    <h4>&copy Umsida</h4>

                        </div><!-- /footer -->

 

            </div><!-- /page -->

 

</body>

</html>

Output :

 


Membuat 2 Halaman

Script :

<!DOCTYPE html>

<html lang="en">

<head>

            <meta charset="UTF-8">

            <meta name="viewport" content="width=device-width, initial-scale=1.0">

            <title>Membuat 2 Halaman</title>

            <link rel="stylesheet" href="http://code.jquery.com/mobile/1.4.5/jquery.mobile-1.4.5.min.css" />

            <script src="http://code.jquery.com/jquery-1.11.1.min.js"></script>

            <script src="http://code.jquery.com/   mobile/1.4.5/jquery.mobile-1.4.5.min.js"></script>

</head>

<body>

            <div data-role="page" id="hal1">

                        <div date-role="header">

                                    <h1>Praktikum Web</h1>

                        </div>

                        <div data-role="content">

                                    <p>Aplikasi Mobile Web</p>

                                    <a href="#hal2">Pindah ke layar 2</a>

                        </div>

                        <div data-role="footer">

                                    <h4>@Lab Pemrograman Web</h4>

                        </div>

            </div>

 

            <div data-role="page" id="hal2">

                        <div data-role="header">

                                    <h1>UMSIDA</h1>

                        </div>

                        <div data-role="content">

                                    <p>Isi dari halaman 2</p>

                                    <a href="#hal1">Kembali ke layar 1</a>

                        </div>

                        <div data-role="footer">

                                    <h4>&copy UMSIDA</h4>

                        </div>

            </div>

</body>

</html>

Output :

 










Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RATIH PUSPITASARI