RANGKUMAN PRAKTIKUM SISTEM OPERASI
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Pengenalan Sistem Komputer dan Sistem Operasi Linux
SISTEM
OPERASI
Sistem operasi adalah
program yang bertindak sebagai perantara antara user dengan perangkat keras
komputer. Sistem operasi digunakan untuk mengeksekusi program user dan
memudahkan menyelesaikan permasalahan user. Selain itu dengan adanya sistem
operasi membuat sistem komputer nyaman digunakan. Sistem operasi mempunyai
tujuan untuk menggunakan perangkat keras komputer secara efisien.
Secara umum komponen
sistem komputer terdiri dari :
1. Perangkat Keras, merupakan sumber daya utama untuk proses komputasi. Perangkat keras komputer
terdiri dari : CPU, memory dan perangkat input output.
2. Sistem Operasi, mempunyai tugas untuk melakukan control dan
koordinasi penggunaan perangkat keras pada berbagai program aplikasi untuk
user- user yang berbeda.
3. Program Aplikasi, menentukan cara sumber daya sistem digunakan
untuk menyelesaikan permasalahan komputasi dari user, contohnya compiler,
sistem basis data, video games, program bisnis dan lain-lain.
4. User yang menggunakan sistem, terdiri dari orang, mesin atau komputer lain.
Hubungan antara komponen-komponen sistem komputer diatas dapat dilihat pada gambar
FORMAT INSTRUKSI LINUX
Instruksi Linux standar mempunyai format sebagai
berikut :
$ NamaInstruksi [pilihan]
[argumen]
Pilihan adalah option
yang dimulai dengan
tanda – (minus). Argumen dapat
kosong, satu atau beberapa argument (parameter).
Contoh :
Tabel Instruksi Linux
|
$ ls |
tanpa argument |
|
$ ls –a |
option adalah –a = all, tanpa argumen |
|
$ ls /bin |
tanpa option, argumen adalah /bin |
|
$ ls /bin /etc /usr |
ada 3 argumen |
|
$ ls –l /usr |
1 option dan 1 argumen l = long list |
|
$ ls –la /bin /etc |
2 option –l dan –a dan 2 argumen |
MANUAL
Linux menyediakan manual secara on-line. Beberapa kunci
keyboard yang penting dalam menggunakan manual adalah :
Tabel
Kunci Keyboard Untuk Menggunakan manual
|
Q |
untuk keluar dari program man |
|
<Enter> |
ke bawah, baris per baris |
|
<Spasi> |
ke bawah, per halaman |
|
b |
kembali ke atas, 1 halaman |
|
/teks |
mencari teks (string) |
|
n |
meneruskan pencarian string sebelumnya |
LEMBAR
KERJA DAN TUGAS
Percobaan 1 : Melihat identitas diri (nomor id dan group id)
$ id
Percobaan
2 : Melihat tanggal dan kalender dari sistem
1. Melihat tanggal saat ini
$ date
2. Melihat kalender
$ cal 12 2012
$ cal –y
POKOK BAHASAN
2
Struktur Sistem
Operasi Linux
Struktur Linux
Linux tidak jauh beda dengan Unix yang merupakan
suatu sistem operasi yang terstruktur, menyangkut sistem pada perangkat
lunaknya maupun pada perangkat keras
seperti ( terminal,
Unit system, consol
serta jalur komunikasi)
Adapun struktur Linux yang menyangkut perangkat lunak antara lain :
-
Shell
-
Utilitas
-
Kernel
-
Aplikasi
Struktur
Shell merupakan interpreter pada
system linux. Shell berfungsi sebagai interface (antar muka) antara user dengan
sistem linux. Adapun macam-macam shell yang terdapat pada sistem linux antara
lain :
* korn shell( /bin/ksh)
*Bourne Again Shell ( /bin/bash )
* C Shell ( /bin/csh )
Struktur Utilitas adalah salah satu program yang sengaja disediakan linux untuk melakukan tugas-tugas tertentu.
Struktur
Kernel, merupakan bagian paling
penting dari suatu sistem linux, memiliki fungsi :
untuk menampilkan berbagai bentuk fungsi bertingkat
rendah dan pengendali langsung perangkat keras.
Terdapat beberapa fungsi yang dilakukan kernel antara
lain :
Manajemen file dan security
1. Pelayanan proses input out-put
2. Manajemen memori
3. Penanganan proses interupsi
4. Proses manajemen sistem dan penjadwalan
5. Pelayanan jam sistem dan tanggal
Pada linux terdapat sistem call yaitu suatu sistem yang dapat menghubungkan antara bagian luar linux dengan kernel.
Struktur Aplikasi adalah salah satu program yang dibuat oleh pemakai untuk memenuhi kebutuhan sendiri.
dan perlu diketahui juga tentang
struktur direktori pada linux, sebelumnya saya jelaskan apa itu
file ??
File merupakan struktur dasar dalam sebuah sistem
komputer berfungsi untuk menyimpan datadata maupun informasi. Nah didalam linux
dibagi menjadi 3(tiga) kategori utama antara lain :
1)
Direktory
Yaitu file yang berisi daftar
nama dan juga suatu bilangan
node dari masing- masing file yang digunakan.
2)
File spesial
Yaitu file yang menyatakan piranti
fisik / peraangkat keras, bisa berupa
file- file yang berhubungan dengan komunikasi antar proses yang sedang
berjalan.
3)
File Biasa
Yaitu file yang digunakan untuk penyimpanan data, dokumen, grafik, dll.Bentuk file antara lain file data,
Sistem file pada
Linux menyerupai pepohonan (tree), yaitu dimulai dari root, kemudian direktori
dan sub dirrektori. Sistem file pada Linux diatur secara hirarkhikal, yaitu
dimulai dari root dengan symbol “/”
Kita dapat
menciptakan File dan Direktori mulai dari root ke bawah. Direktori adalah file khusus,
yang berisi nama file dan INODE (pointer yang menunjuk ke data / isi file
tersebut). Secara logika, Direktori dapat berisi File dan Direktori lagi
(disebut juga Subdirektori).
LEMBAR
KERJA DAN TUGAS
$ ls –l /proc/[nomorPID]
$ cat /proc/[nomorPID]/status
$ cat
/proc/sys/net/ipv4/ip_forward
$ echo 1 >
/proc/sys/net/ipv4/ip_forward
$ su
Password: isi dengan
password root
# echo 1 >
/proc/sys/net/ipv4/ip_forward
# exit
$ cat
/proc/sys/net/ipv4/ip_forward
Manajemen I/O
INPUT => PROSES =>
OUTPUT
Instruksi (command) yang
diberikan pada Linux melalui Shell
disebut sebagai eksekusi program yang sela njutnya disebut proses. Setiap kali
instruksi diberikan, maka Linux kernel
akan menciptakan sebuah proses dengan memberikan nomor PID (Process Identity). Proses dalam Linux selalu membutuhkan Input dan menghasilkan
suatu Output. Dalam konteks Linux input/o
utput adalah :
·
Keyboard (input)
·
Layar (output)
·
Files
·
Struktur data kernel
·
Peralatan I/O lainnya (misalnya Network)
Manajemen Memori
Linux mengimplementasikan
sistem virtual memory demand-paged. Proses mempunyai besar memory virtual yang
besar (4 gigabyte). Pada virtual memory dilakukan transfer page antara disk dan
memory fisik. Jika tidak terdapat cukup memory fisik, kernel melakukan swapping
beberapa page lama ke disk. Disk drive adalah perangkat mekanik yang membaca
dan menulis ke disk yang lebih lambat dibandingkan mengakses memory fisik. Jika
memory total page lebih dari memory fisik yang tersedia, kernel lebih banyak melakukan swapping dibandingkan eksekusi
kode program, sehingga terjadi thrashing dan mengurangi
utilitas.Jika memory fisik ekstra tidak digunakan, kernel meletakkan kode
program sebagai disk buffer cache.
Disk buffer menyimpan data disk yang diakses di
memory , jika data yang sama dibutuhkan lagi dapat dengan cepat diambil dari
cache.
LEMBAR
KERJA DAN TUGAS
Percobaan :
1. Login sebagai user
2. Buka Console Terminal dan lakukan percobaan-percobaan di bawah
ini
Percobaan
1 File descripton
1.
Untuk Melihat isi file dari direktori aktif
$ ls
$ ls -l
3. Membuat direktori baru dengan perintah mkdir directory
$ mkdir data
$ rmdir data
5.Mengopi suatu file cp source destination
$ cd /home/
$ nano udon.ganteng
#udonganteng
#kangudon.com
POKOK BAHASAN 4
Proses Thread dan
Deadlock
KONSEP
PROSES DI LINUX
Setiap kali
intruksi diberikan pada linux sell, maka kernel akan menciptakan sebuah proses
id. Proses ini disebut juga dengan terminology Unix: sebagai sebuah Job. Proses
id (PID) di mulai dari 0, yaitu proses “INK”, kemudian diikuti oleh proses
berikutnya (terdaftar pada /etc/inittab).
Beberapa tipe proses:
· Foreground
Proses yang didapatkan oleh pemakai
langsung pada terminal (interaktif dialog).
· Batch
Proses yng dikumpulkan dan dijalankan
secara sekuensial (satu persatu) Prose Batch tidak di asosiasikan
(berinteraksi) dengan terminal.
· Daemon
Proses yang menunggu permintaan (request)
dari proses lainnya dan menjalankan tugas sesuai dengan permintaaan tersebut.
Bila tidak ada request, maka program ini akan berada dalam kondisu “idle” dan
tidak menggunakan waktu hitung CPU. Umumnya nama proses daemon di UNIX berakhiran
d, misalnya inetd, named, popd dll.
SINYAL
Proses
dapat mengirim dan menerima sinyal dan ke posisi lainya. Proses mengirim sinyal
melalui intruksi “kill” dengan format
$ Kill [
-nomor sinyal ] [ nomor PID ]
Nomor
sinyal : 1 s/d maksimum nomor sinyal yang di definisikan system Standar nomor
sinyal yang ter penting adalah:
Tabel
Deskripsi Nomor Sinyal
|
No. Sinyal |
Nama |
Deskripsi |
|
1 |
SIGHUP |
Hangup,
sinyal dikirim bila proses terputus, misalnya melalui putusnya hubungan modem |
|
2 |
SIGINT |
Sinyal
Interup, melalui ^c |
|
3 |
SIGQUIT |
Sinyal
Quit melalui ^\ |
|
9 |
SIGKILL |
Sinyal
Kill, menghentikan proses |
|
15 |
SIGTERM |
Sinyal
terminasi software |
MENGIRIM
SINYAL
Mengirim sinyal adalah
satu alat komunikasi antar proses, yaitu memberitahukan proses yang sedang
berjalan bahwa ada sesuatu yang harus dikendalikan. Berdasarkan sinyal yang
dikirim ini maka proses dapat berinteraksi dan administrator/programmer dapat
menentukan reaksi tersebut. Mengirim sinyal menggunakan intruksi.
$ Kill
[-nomor sinyal] [nomor PID]
Sebelum mengirim sinyal
PID proses yang akan dikirim harus diketahui terlebih dahulu.
LEMBAR KERJA DAN TUGAS
LANGKAH-LANGKAH
1.
Masuk ke system operasi
Linux.
2.
Login menggunakan user
dan password Anda.
3.
Gunakan intruksi ststus
proses : ps
4.
Gunakan intruksi untuk mengelola
sinyal: kill, trap, nohup.
PERCOBAAN
Percobaan
1 : Status Proses
1.
Instruksi ps ( proses
status ) digunakan untuk melihat kondisi proses yang ada. PID adalah Nomor
Identitas Proses, tty adalah nama terminal dimana proses tersebut aktif, STAT berisi
S ( sleeping ) dan R ( Running ), COMMAND merupakan instruksi yang digunakan.
$ ps
2. Untuk melihat factor /
elemen lainnya, gunakan option –u (user). %CPU adalah presentasi CPU time yang
digunakan oleh proses tersebut. %MEM adalah presentasi system memori yang
digunakan proses, SIZE adalah jumlah memori yang digunakan, RSS ( Real System
Storage ) adalah jumlah memori yang digunakan, START adalah “kapan proses
tersebut diaktifkan.
$ ps –u
3. Mencari proses yang
spresifik pemakai. Proses di atas hanya terbatas pada proses milik pemakai,
dimana pemakai tersebut melakukan login.
$ ps –u [nama user]
4.
Mencari proses lainnya
gunakan option a (aR) dan au ( all user )
$
ps –a
POKOK BAHASAN 5
Manajemen File dan Disk
Manajemen File
File merupakan kumpulan data atau informasi yang saling berhubungan. Sistem operasi Linux mempunyai manajemen file berbentuk seperti piramida. Membentuk tingkatan struktur file seperti pohon silsilah keluarga. Struktur ini memudahkan pengguna linux untuk mengelola berbagai file.
Sistem file pada linux dimulai dari root yang
ditandai dengan symbol “ / ”. Kemudian direktori dan subdirektori. Kita dapat
membuat file mulai dari root kebawah. Pada umumnya terdapat dua macam file yang
berbeda. Pertama merupakan jenis file biasa yang berguna untuk menyimpan data.
Sebagian besar file merupakan jenis file biasa yang berguna untuk menyimpan
berbagai jenis data. Sedangkan jenis file yang kedua ialah file direktori yang
berguna untuk menyimpan dan menghimpun berbagai file-file.
|
Direktori |
Deskripsi |
|
/etc |
Berisi
file administrative dan file executable yang berguna untuk
administrasi sistem. |
|
/dev |
Berisi
file khusus yang merepresentasikan peralatan hardware |
|
/bin |
Berisi
program standart Linux |
|
/usr/sbin /usr/bin |
Berisi
utilitas Linux |
|
/usr/lib |
Berisi
program library yang diperlukan
untuk kompilasi program. |
|
/tmp |
Berisi
file sementara, yang pada saat bootstrap
akan dihapus. |
|
/boot |
Berisi
file yang sangat penting untuk proses bootstrap.
Kernel vmlinuz disimpan di
direktori ini. |
|
/proc |
Berisi
informasi tentang kernel Linux,
proses dan virtual system file. |
|
/var |
Direktori
variabel, artinya tempat penyimpanan LOG (catatan hasil output program), file ini dapat membengkak dan perlu dimonitor
perkembangannya. |
|
/home |
Berisi
direktori untuk pemakai Linux (pada SCO diletakkan pada /usr). |
|
/mnt |
Direktori
untuk mounting system file. |
|
/root |
Home
directory untuk superuser (root). |
|
/usr/bin/Xl |
Symbolic link
ke /usr/XHR^/bin, program untuk X-Window. |
|
/usr/src |
Source code
untuk Linux |
|
/opt |
Option,
direktori ini biasanya berisi aplikasi tambahan (“add-on”) seperti Netscape
Navigator, kde, gnome, applix dll. |
Manajemen
Disk
Manajemen
disk merupakan adalah sarana penyimpanan yang berfungsi untuk menyimpan data,
file dan informasi secara permanen dalam suatu system computer. Media disk
berada satu tingkat dibawah memori utama dalam hirarki memori. Media disk
berbeda sekali dengan memori utama computer karena tidak mempunyai hubungan
langsung dengan prosesor computer. Linux mensupport berbagai file system
diantaranya adalah:
1. Ext2
2. Ext3
3. LEMBAR KERJA DAN
Percobaan 1: Direktori
1. 1. Melihat
direktori aktif
$ pwd
$ ls
2. Melihat Direktori HOME
$ echo
$HOME
1. 3. Membuat
direktori dan subdirektori
$ cd
/home/[nama user]
$ mkdir
folderku1
$ mkdir
folderku2
$ ls
$ mkdir A B
C A/D A/E A/F B/G
$ ls
4. Menghapus direktori dan subdirektori
$ rmdir
folderku1
$ rmdir B/G
B
$ ls
$ cd A
$ pwd
$ cd E
$ pwd
$ cd ..
$ pwd
$ cd ..
POKOK
BAHASAN 6
Sistem Operasi Tersebar
DEFINISI
SISTEM OPERASI TERSEBARSistem operasi tersebar adalah
sebuah sistem yang komponennya berada pada jaringan komputer. Komponen tersebut
saling berinteraksi dan melakukan komunikasi/koordinasi hanya dengan pengiriman
pesan. Sistem operasi terdistribusi adalah salah satu implementasi sistem
operasi tersebar, dimana sekumpulan komputer dan prosesor yang terhubung dalam satu jaringan.
Koleksi-koleksi dari objek-objek ini secara tertutup bekerja secara
bersama-sama untuk melakukan suatu tugas atau pekerjaan tertentu. Tujuan
utamanya adalah untuk memberikan hasil secara lebih, terutama dalam:
$ File system$
Name space$
Waktu pengolahan$
Keamanan Akses ke
seluruh resources,
LANGKAH-LANGKAH
Masuk ke sistem operasi Linux
·
Login sebagai user.(user Anda)
·
Masuk ke root dengan perintah su
·
Instalasi paket software menggunakan yum
LEMBAR KERJA DAN TUGAS
Percobaan 1 : Instal Samba
·
Install paket samba dari repository lokal umsida.
·
Melihat files apa saja yang sudah di install
#ls /etc/samba
·
Melihat file konfigurasi
#ls -l /etc/samba
·
Melihat dokumen file
#rpm -qd samba
·
Mengaktifkan software
# /etc/init.d/smbd
start
·
Merestart software
#/etc/init.d/smbd
restart
·
Mematikan software
#/etc/init.d/smbd
stop





































Tidak ada komentar:
Posting Komentar